Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1439 H, Ini Langkah-Langkah Pertamina Sumbagsel
Dalam rangka menyambut bulan Ramadan dan Idul Fitri 1439 H, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dalam rangka menyambut bulan Ramadan dan Idul Fitri 1439 H, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan telah melakukan pemetaan dan prediksi kebutuhan energi masyarakat.
Berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya dan analisa tren konsumsi, setiap tahun pasti selalu ada peningkatan konsumsi BBM, LPG, dan Avtur terutama saat arus mudik dan balik dan saat Hari Raya Idul Fitri.
“Prediksi peningkatan sudah ada, kami juga sudah menyiapkan proyeksi penyaluran untuk memenuhi kebutuhan tersebut."
"Selain itu, untuk memantau peningkatan dan kebutuhan energi selama puasa dan lebaran, kami juga akan menyiapkan Tim Satuan Penugasan (Satgas) sejak H-15 hingga H+15 lebaran demi kenyamanan masyarakat,” kata General Manager MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanto, Rabu (16/5/2018).
Menurutnya, untuk konsumsi BBM jenis gasoline seperti Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, dan Premium diprediksi terjadi peningkatan hingga 19 persen dari konsumsi normal.
Diperkirakan, peningkatan konsumsi Pertamax Turbo akan mencapai 38 persen, Pertamax 35 perseb, Pertalite 19 persen, dan Premium mencapai 15 persen.
"Prediksi kenaikan tertinggi konsumsi BBM jenis gasoline, akan terjadi pada 9 Juni 2018 atau H-5 dengan angka kenaikan sebanyak 77 persen dari konsumsi normal," jelasnya.
Sedangkan untuk BBM Jenis gasoil yakni BBM diesel seperti Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar/Bio Solar diprediksi mengalami penurunan hingga 11 persen dari konsumsi normal.
Hal ini diakibatkan oleh tidak beroperasinya kendaraan berat saat arus mudik dan balik sehingga konsumsi Solar/Bio Solar turun 13 persen.
Namun demikian, tetap ada peningkatan untuk BBM jenis Pertamina Dex hingga 42 persen dan Dexlite sebanyak 12 persen.
Sedangkan untuk BBM Jenis Gasoil, peningkatan konsumsi akan terjadi pada 31 Mei 2018 atau H-
15 dengan angka kenaikan sebanyak 30 persen dari konsumsi normal.
“Peningkatan konsumsi BBM non-subsidi ini, merupakan wujud berubahnya pola konsumsi masyarakat Sumbagsel."
Masyarakat telah cerdas dan beralih memilih BBM berkualitas untuk memaksimalkan performa sekaligus efisiensi kinerja mesin kendaraan,” ungkap Erwin.
Erwin menambahkan, sebagai persiapan untuk menjaga kelancaran distribusi energi dan layanan selama Ramadan dan Idul Fitri, seluruh Terminal BBM di wilayah Sumbagsel akan stand by selama 24 jam.
Selain itu, di setiap TBBM juga sudah disiapkan tambahan mobil tanki (MT) untuk melayani masyarakat diluar penyaluran normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/general-manager-pt-pertamina-mor-ii-sumbagsel-erwin-hiswanto-3-dari-kanan-didampingi-jajarannya_20180516_192808.jpg)