Warga Dengar 4 Kali Tembakan Saat Densus 88 Gerebek Rumah Teroris di Sidoarjo,Satu Tewas Ditempat!

Terjadi dugaan baku tembak di Perumahan Puri Maharani, Sukodono, Sidoarjo, Senin (14/5/2018).

TRIBUN JATIM

TRIBUNSUMSEL.COM -- Terjadi dugaan baku tembak di Perumahan Puri Maharani, Sukodono, Sidoarjo, Senin (14/5/2018).

Kejadian diduga terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, saat Densus 88 menggerebek rumah terduga teroris di Perumahan Puri Maharani blok A4 nomor 11.

Menurut warga sekitar, kejadian sekitar pukul 07.30 WIB.

"Polisi saat itu datang ke rumahnya, mereka turun, lalu langsung masuk dan menendang pintunya," ujar Ari Hendrix, warga sekitar.

Ari tak mengira, rumah yang biasanya digunakan untuk mengolah bahan kimia menjadi sabun itu ternyata adalah rumah terduga teroris.

"Saya sempat mendengar letusan suara tembakan tiga kali, setelah sepuluh menit ada satu letusan lagi," jelasnya.

Ari kembali menjelaskan, Budi yang tinggal bersama keluarganya sejak tahun 2016 di Puri Maharani tersebut sempat mengantarkan istrinya bekerja.

"Jadi yang ada di rumah hanya Pak Budi," tukasnya.

Yuk subscribe Channel TribunJatim.com lainnya:

YouTube:

 Instagram:

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Penggerebekan Rumah Terduga Teroris di Sukodono Sidoarjo, Warga Sekitar: Ada Empat Suara Tembakan,

Densus 88 Tembak Satu Terduga Teroris, Korban Ledakan Bom Bunuh Diri Gereja Bertambah Lagi!

 Densus 88 membekuk salah satu terduga teroris di kawasan perumahan Puri Maharani blok A4/11 Masangan Wetan, Sukodono-Sidoarjo, Senin (14/5/2018).

Ketua RT 018 RW 05 Puri Maharani Supardi menyampaikan, sekitar pukul 07.30 dia mendengar suara tembakan dua kali di rumah Budi Satrio (49), terduga teroris itu.

"Ketika saya di luar rumah, ternyata petugas berseragam anti teror sudah mengepung rumah Budi dan kemudian mensterilkan rumahnya," katanya.

"Orangnya baik-baik saja, dan saya juga nggak tahu tiba-tiba Pak Budi tertembak aparat keamanan karena jadi tersangka teroris," ujarnya.

Dalam kesehariannya, Budi diketahui membikin home industri sabun di rumahnya sendiri.

"Setahu saya bikin home industri sabun di rumahnya. Ini malah tiba-tiba tertangkap sebagai teroris gara-gara ditemukan barang bukti berupa bahan-bahan kimia yang diduga sebagai elemen bahan peledak," tutur Supardi.

Dari penjelasannya, Budi Satrio adalah penghuni lama Puri Maharani mulai tahun 2006.

Dia punya istri bernama Wiqoya (48) asal Lamongan.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Densus 88 Tembak Satu Terduga Teroris di Dalam Rumahnya di Puri Maharani Sidoarjo, 

 4 Orang Tewas dan Polisi Satu Luka-luka,Pelakunya Wanita

Serangan bom kembali terjadi di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018).Diduga dua motor yang memasuki pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya satu diantaranya membawa bom dan meledakkan diri di depan petugas.

Baca Juga ;

Beredar Video Rekaman CCTV Detik-detik Bom Meledak di Polrestabes Surabaya?

10 Tahun Cerai dari Ahmad Dhani, Sahabat Bongkar 'Kepedihan' Maia Estianty, Tak Disangka Ternyata

Dituding Bangkrut Terancam Dipenjara, Ahmad Dhani Kembali Kena Kasus, Mulan Malah Disalahkan

engakuan Mengejutkan Adik Trio Bomber Bali, Polisi yang Suapi Napi teroris Penyebab Bom di Surabaya

Saat dihentikan ada empat petugas yang bersiaga dan menghentikan kendaraan roda dua. dan roda empat untuk mendapat pemeriksaan.

Densus 88 Tembak Satu Terduga Teroris di Dalam Rumahnya di Puri Maharani Sidoarjo

Saat menghentikan dua motor, tidak lama kemudian motor tersebut meledak.

Anggota kepolisian yang berjaga menjadi korban. Terlihat ada 4 petugas berjaga ditambah seorang petugas berpakaian biasa.

Sedangkakan empat pengendara dipastikan tewas.(*)

Dua Korban Ledakan Bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yang Dirawat di RSUD Dr Soetomo Meninggal

Dua korban ledakan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya yang dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya meninggal dunia, Senin (14/5/2018).

Wakil Direktur Penunjang Medik RSUD Dr Sutomo, Hendrian D Subagyo mengatakan, kedua korban meninggal dunia adalah Mayawati dan Martha Jumani.

Dua Korban Ledakan Bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yang Dirawat di RSUD Dr Soetomo Meninggal

Mayawati meninggal pada pukul 19.00 WIB kemarin malam, Minggu (13/5/2018).

Sementara Martha Jumani meninggal pada Senin (14/5/2018) pukul 01.10 WIB.

"Martha Jumani korban dengan luka bakar," terang Hendrian kepada TribunJatim.com, Senin (14/5/2018).

Menurut dokter yang berjaga di Ruang Observasi Intensif (ROI) RSUD Dr Soetomo, saat ini tinggal dua pasien yang sedang mendapat perawatan intensif.

"Kedua pasien yang dirawat di ROI adalah laki-laki," ujarnya.

Hingga saat ini, total korban meninggal akibat bom di tiga gereja di Surabaya berjumlah 16.(*)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved