Berita Muaraenim

Tak Ada Perlakuan Khusus Buat Napi Teroris di Muaraenim

Kalapas Klas II B Muaraenim, Rudik Erminanto BcIP SH MH menegaskan tidak ada perlakuan khusus kepada narapidana teroris yang dititipkan

Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Kharisma Tri Saputra
Tribunsumsel.com/Ika Anggraeni
Pasca Penyerangan Bom di Mapolrestabes Surabaya, Polres Muaraenim Berlakukan Sistem One Gate 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Kalapas Klas II B Muaraenim, Rudik Erminanto BcIP SH MH menegaskan tidak ada perlakuan khusus kepada narapidana teroris yang dititipkan di lapas klas II Muaraenim, Senin (14/5).

"Pasca kejadian tersebut tidak ada pengamanan khusus di lapas, semua berjalan seperti biasanya," katanya.

Namun lanjutnya pasca kejadian tersebut beberapa pihak keamanan diantaranya kodim dan Polres telah melakukan kunjungan kelapas untuk melihat napiter dan kondisi keamanannya.

"Dan semua baik-baik saja tidak ada masalah, dan napinya juga sejauh ini kooperatif dan mereka kita beri sedikit kebebasan di lapas namun tetap dengan penjagaan kita,tapi jika mereka berbuat kepada hal-hal anarkis tentu kita akan memberikan tindakan tegas," katanya.

Sementara itu pasca terjadinya teror dan ledakan bom di beberapa tempat di indonesia, Polres Muaraenim mempertebal pengamanan di Mapolres Muaraenim.

Berdasarkan pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, tampak saat ini kondisi Polres Muaraenim dilakukan penjagaan ketat.

Dimana pintu gerbang Polres tampak tidak seperti biasanya dimana saat ini pintu gerbang Polres mendapat penjagaan ketat dari anggota Brimob dengan mengenakan pakaian lengkap dan dilengkapi senjata laras panjang.

Seperti yang dikatakan oleh Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kasat Sabhara,AKP Lukmanul bahwa sesuai intruksi kapolri pasca kejadian beberapa kasus teror bom belakangan ini pihaknya diperintahkan untuk siaga I.

"Sehingga kita mempertebal sistem keamanan di Mapalores Muaraenim kita berlakukan one gate sistem (sistem masuk satu pintu) baik untuk keluar maupun masuk,dan pintu yang lainnya kita tutup," jelasnya.

Dikatakannya dengan demikian pihaknya akan lebih mudah mengontrol siapa saja tamu yang keluar masuk dari Polres Muaraenim.

"Setiap tamu dan kendaraan yang masuk juga akan kami periksa menggunakan metal detektor dan cermin pantul serta akan kita periksa juga barang bawaan yang dibawa masuk ke Polres Muaraenim," jelasnya.

Dikatakan Lukman,terkait penjagaan,saat ini pihaknya mensiagakan 12 orang anggota yang standbye selama 24 jam untuk menjaga pintu gerbang.

"12 orang itu diantaranya ada 4 orang anggota brimob dan setiap anggota dilengkapi dengan senjata lengkap," terangnya.

Ia juga mengatakan penjagaan ini akan terus dilakukan sebelum ada intruksi lebih lanjut baik dari Kapolda Sumsel maupun Kapolri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved