Berita Palembang
Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Driver Grab Ini Datangi Polresta Palembang Beri Klarifikasi
Tak terima dituduh melakukan aksi perampokan dan pelecehan seksul, sopir grab, yakni Mr (46) didampingi pihak Grab dari tim lapangan mendatangi
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-- Tak terima dituduh melakukan aksi perampokan dan pelecehan seksul, sopir grab, yakni Mr (46) didampingi pihak Grab dari tim lapangan mendatangi pengaduan Polresta Palembang.
Untuk melakukan klarifikasi laporan korban Apriliani (19), diduga korban perampokan dan pelecehan seksual, Sabtu (5/5/2018).
Meski sudah berniat untuk melakukan klarifikasi, namun ketika pihak grab yang sudah menemui petugas di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.
Namun laporan tersebut pun masih dilakukan penyelidikan mendalam terkait laporan korban.
Ketika ditemui Bowok (27), pihak grab tim lapangan mengatakan terkait kejadian ini diduga laporan tersebut tidak benar.
Dari riwayat tim lapangan grab yang sudah melakukan pengecekan orderan diduga korban tidak benar.
Dalam riwayat tim lapangan grab, korban melakukan order sebanyak dua kali.
Dari riwayat kami terdata dari Lembang ke Internasional Plaza (IP) diorder korban pukul 10.12.
Lalu korban kembali melakukan orderan kembali pukul 11.44, dengan tujuan IP menuju Mc Donald Sudirman.
"Nah dari sini saja sudah salah dan sopir MR mengaku dirinya yang menarik korban, orderan kedua dari IP dan Mc Donald," ungkapnya.
Lanjut Bowok, pihaknya pun siap menghadirkan dua driver yang mengantar korban, jika diminta pihak kepolisian untuk diklarifikasi bertemu dengan korban.
"Kedua sopir sudah kami telepon ketika kami mengetahui kejadian ini. Kedua pun mengaku tidak melakukan hal tersebut dan siap hadir jika dibutuhkan," Tambah Bowok.
Hal yang sama diungkap perwakilan taksi Online, Edi Medan dan Prabu.
Mengetahui adanya laporan korban diduga korban perampokan dan pelecehan seksual.
Perwakilan taksi online langsung menindaklanjuti laporan ini, untuk mengkonfirmasi kejadian tersebut.