Berita Baturaja

Antri Panjang Kendaraan, Solar dan Premium di OKU Langka

Untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu

Tribunsumsel.com/Retno Wirawijaya
Antri Panjang Kendaraan, Solar dan Premium di OKU Langka 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA – Untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bukan lah hal yang mudah.

Pelanggan harus rela ikut ngantri sampai keluar SPBU hanya untuk mendapatkan solar dan premium.

Pantauan di lapangan, Rabu (25/4/2018) antrian panjang kendaraan dibeberapa SPBU yang ada di wilayah berjuluk bumi sebimbing sekundang ini.

Baca: Sudah Dipasang Spanduk Peringatan, Pengendara di Baturaja Ini Nekad Terobos Razia Polisi

Tidak tanggung-tanggung, bahkan juga ada antrian kendaraan terlihat sampai ke pinggir jalan keluar kawasan SPBU.

Bukan hanya kendaraan pribadi yang terlihat mengantri. Bahkan kendaraan roda empat berukuran besar seperti truk juga ikut ngantri.

Kondisi ini diakui, Mai warga Baturaja sudah lama terjadi. Entah mengapa untuk mencari premium ini sulit sekali.

Baca: Koordinasikan Sosialisasi & Suksesnya Asian Games, Sekda Sumsel Kumpulkan Ratusan UMKM

Kalau tidak cepat atau pagi-pagi ikut mengantri, bisa dipastikan siangnya akan kehabisan.

“Kalau kesiangan pasti kehabisan. Jika sudah habis mau tidak mau kita harus ganti pertalite untuk bahan bakar kendaraan,” jelasanya.

Seorang sopir truk angkutan barang yang enggan menyebutkan namanya saat mengantri untuk beli solar di SPBU juga mengaku hal sama.

Baca: Sumur Minyak Tradisional di Aceh Meledak, 15 Orang Tewas

Sulitnya untuk membeli BBM jenis solar ini sudah cukup lama terjadi kalau lambat mengantri bisa-bisa tidak kebagian.

“Tidak tahu saya apa penyebabnya.Kalau sudah begini tanki kendaraan pasti saya isi full. Mengantri tergantu.

Jika tak datang cepat dan tak ikut antrian bisa-bisa kita tak kebagian lagi. Tapi jika antrian panjang bisa-bisa ngantri lebih dari 30 menit,” ceritanya.

Baca: DPRD Salatiga Belajar soal Membangun Desa ke Pemkab OKI

Dengan kondisi demikian mereka berharap kepada pihak berwenang cepat mengambil sikap. Sehingga kondisi seperti ini tidak terjadi lagi.

Pihak pertamina melalui Region Manager Communication dan CSR Sumbagsel, Hermansyah Nasroen saat dikonfirmasi mengatakan, untuk ngantri di dalam SPBU terdapat produk BBM jenis lainnya.

“Untuk penyaluran, Pertamina menyalurkan BBM JBKP seuai kuota yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Hermansyah menceritakan untuk di Sumsel  kuota 2018 JBKP Premium sebesar 330.383 KL, sementara untuk kuota solar untuk wilayah sumsel 561.771 KL.

Baca: Kamu Cewek yang Aktif? Coba Pakai Sepatu Ini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved