Breaking News

Berita Lubuklinggau

Satu Bulan Jelang Ramadan, Harga Ayam Mulai Naik di Lubuklinggau

Satu bulan menjelang Ramadhan, harga sejumlah komoditi di Kota Lubuklinggau mulai merangkak naik. Kenaikan mulai terjadi sejak sepekan terakhir.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Melisa Wulandari
tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Satu Bulan Jelang Ramadan, Harga Ayam Mulai Naik di Lubuklinggau 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Satu bulan menjelang Ramadhan, harga sejumlah komoditi di Kota Lubuklinggau mulai merangkak naik. Kenaikan mulai terjadi sejak sepekan terakhir.

Harga ayam potong misalnya. Kenaikan per kilogram mencapai Rp 4 ribu dari sebelumnya.

"Biasanya Rp 28 ribu, sekarang Rp 32 ribu per kilogram. Kenaikan ini karena sekarang mulai masuk bulan ruwahan," ungkap Firna, pedagang ayam potong di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau, Jumat (13/04).

Menurutnya, kenaikan harga ayam akan terus terjadi hingga Idul Fitri mendatang. "Kan banyak orang yang mau ruwahan dan butuh ayam potong, selalu seperti ini tiap tahun," ucapnya lagi.

Rupanya kenaikan harga tak hanya terjadi pada ayam potong. Harga bawang merah dan cabai yang memang belakangan tidak stabil, juga mulai mengalami kenaikan.

Pantauan Tribun Sumsel, di beberapa pedagang harga bawang merah mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Harga cabai merah bahkan melonjak hingga Rp 46 ribu per kilogram.

"Kalau harga cabai rawit jadi Rp 40 ribu per kilogram. Sudah sebulan ini harganya tidak stabil, naik turun terus," ungkap Lisa, seorang pedagang.

Namun, kenaikan harga tak membuat pasar 'sepi'. Warga merasa tak punya pilihan selain tetap belanja dan membeli sesuai kebutuhan.

"Ya mau bagaimana lagi, kan tetap harus makan, jadi tetap harus belanja kan. Tapinya belanja lebih hemat saja," ucap Yanti, warga Jl Majapahit ini. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved