Driver Online Ditemukan Tewas

Jenazah Hengki Pembunuh Driver Online Sumsel Tiba di RS Bhayangkara Palembang

Jenazah Hengki Sulaiman, pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap sopir gocar Tri Widiyantoro akhirnya tiba di kamar mayat

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Jenazah pelaku perampokan disertai pembunuhan yakni Hengki Sulaiman saat diangkat menuju ke Kamar Mayat RS Bhayangkara Palembang, Kamis (12/4/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jenazah Hengki Sulaiman, pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap sopir gocar Tri Widiyantoro akhirnya tiba di kamar mayat RS Bhayangkara Palembang, Kamis (12/4/2018).

Jenazah Hengki dibawa dari kargo Bandara SMB II Palembang menuju ke kamar mayat RS Bhayangkara Palrmbang menggunakan mobil jenazah milik RS Bhayangkara Palembang.

Saat tiba di RS Bhayangkara Palembang, jenazah Hengki yang diletakan di dalam peti mati diangkat petugas menuju ke kamar jenazah.

Aksi perampokan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Hengki Sulaiman (20) baru-baru ini membuat ramai publik.

Aksi kejam ini ia lakukan bersama 3 orang temannya yang sudah ditangkap polisi.

Setelah beberapa pekan menghilang dan bersembunyi dalam pelarian. 

Ia ditembak tewas di Jawa Tengah dalam pesembunyiannya yang kesekian, setelah diburu Subdit Jatanras di bawah pimpinan AKBP Erlin.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain, mengungkapkan, Hengki terpaksa ditembak ketika melakukan perlawanan kepada petugas, di tempat persembunyiannya di daerah Brebes, Jawa Tengah, sekitar pukul 13.00 WIB.

Ternyata cerita selama masa pelariannya Hengki sempat gamang akan kemana dan mengakui ia berlumur dosa.

Hengki Sulaiman
Hengki Sulaiman ()

Sayangnya, hatinya tak terketuk untuk menyerahkan diri mengikuti jejak temannya Tyas.

Karena itu Hengki seringkali berpindah alamat. 

Warga Lalan, Musi Banyuasin, itu merupakan buron terakhir. Dia diketahui selalu berpindah tempat tinggal selama pelarian.

Bahkan telah mengganti nama agar tak dikenali oleh warga sekitar.

"Dia selalu pindah tempat tinggal saat sembunyi. Mulai Kendal, Pemalang, Wonosobo, dan terakhir itu di Brebes. Dia juga di sana ganti nama menjadi Hendri, bukan lagi Hengki," Ujar Zulkarnain.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved