Berita Prabumulih

Belum Diaspal, Jalan Sudirman Prabumulih Dikeluhkan Warga & Sering Timbulkan Kecelakaan

Proyek perbaikan Jalan Jendral Sudirman mulai dari tugu nanas Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat hingga

Penulis: Edison | Editor: Melisa Wulandari
tribunsumsel.com/Edison Bastari
Belum Diaspal, Jalan Sudirman Prabumulih Dikeluhkan Warga & Sering Timbulkan Kecelakaan 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Proyek perbaikan Jalan Jendral Sudirman mulai dari tugu nanas Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat hingga

tugu air mancur Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur mulai dikeluhkan masyarakat kota Prabumulih.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, jalan rusak yang telah digali untuk diperbaiki sejak beberapa bulan lalu hingga saat ini belum juga diaspal.

Baca: Api Abadi Asian Games Hasil Kawinan Api India & Merapen Akan Keliling di 5 Kabupaten/Kota di Sumsel

Kondisi tersebut membuat jalan sepanjang Kelurahan Patih Galung hingga tugu air mancur dipenuhi lubang.

Banyaknya lubang itujustru membuat para pengguna kendaraan kerap terjebak dan mengalami kecelakaan terutama ketika melintas malam dan turun hujan.

"Jalan itu katanya dulu mau diaspal ulang namun sudah digali ditinggal kontraktor dan

tak kunjung diperbaiki," ungkap Agus (34), satu diantara warga Kelurahan Pasar Kecamatan Prabumulih Utara ketika dibincangi wartawan, Senin (19/3/2018).

Baca: Cita-Cita Bukan Jadi Dokter, Direktur RSUD Talang Ubi PALI Curhat Ingin Jadi Sosok Ini

Agus menuturkan, dengan kondisi lubang menganga saat ini sering menyebabkan pengendara mengalami kecelakaan lalulintas apalagi ketika melintas saat hujan.

"Lubang tertutup genangan air ketika hujan dan pengendara motor terjebak hingga mengalami kecelakaan.

Harapan kita jalan segera diperbaiki sehingga tidak ada lagi korban kecelakaan," harapnya.

Baca: Harapan Tembus ke MTQ Tingkat Nasional, Bupati OKU Kuryana Tegur Kesiapan Panitia

Senada dengan Agus, Andri juga mengatakan, perbaikan jalan terkesan sengaja tidak dilakukan tanpa alasan jelas.

"Padahal saat awal tahun kepala dinas PUPR mengungkapkan akan menegur kontraktor untuk segera memperbaiki namun sampai saat ini tidak kunjung diperbaiki,

malahan sudah banyak warga celaka karena kecelakaan di jalan itu," bebernya.

Baca: Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, Wanita Tua di Lubuklinggau Ini Trauma & Nyaris Tertimpa Kayu

Makin banyaknya warga mengeluhkan lambannya perbaikan jalan itu mendapat tanggapan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, Feri Alwi SH.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mendesak pemerintah kota Prabumulih agar cepat menyelesaikan perbaikan sepanjang jalan Jenderal Sudirman tersebut.

"Jalan sudah banyak berlubang dan sudah banyak menimbulkan korban,

kita berharap pemerintah segera memperbaiki karena kondisinya sudah memprihatinkan apalagi ketika hujan," ujarnya.

Baca: Foto Bareng Keluarga, Busana Ayu Ting Ting Kembali Jadi Sorotan Netizen

Feri menuturkan, lubang di jalan sudirman tidak hanya beberapa titik namun cukup banyak dan ada yang dalam,

jika terus dibiarkan khawatir akan terus memakan korban khususnya pengendara roda dua.

"Itu kan kalau tidak salah menggunakan dana provinsi memperbaikinya jadi tidak ada kendala, segeralah diselesaikan," tuturnya.

Baca: Curhat Pengalaman Tak Enak Dirinya Usai Belanja di Toko Klontong, Sophia Latjuba Malah Dikritik

Hal yang sama disampaikan anggota DPRD Prabumulih, Adi Susanto SE. Adi berharap pemerintah dalam melakukan perbaikan jangan setengah-setengah sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Semestinya ketika membongkar jalan berlubang segera rapikan dan aspal, jangan malah dibiarkan apalagi dalam waktu cukup lama, kan merepotkan pengendara motor," ungkapnya.

Sementara diberitakan beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Prabumulih, M Sufi ST ketika dimintai tanggapan terkait keluhan warga itu mengatakan,

Baca: Niat Memotong Mobil di Depannya, Mobdin MTs Negeri Hantam Motor TKS di Jalinsum Muratara

pihaknya akan meminta pihak pelaksana pengerjaan perbaikan jalan agar mempercepat pengerjaan jalan.

"Iya nanti kontraktor pelaksana akan kami minta mempercepat kerja memperbaiki jalan,

kami harap masyarakat bersabar karena semua ada tahapan, mulai dari pengerukan jalan yang rusak sampai nantinya dihotmix semua ada masanya tidak bisa hari ini digali langsung dihotmix.

Takutnya nanti kualitas pengerjaan tidak sesuai dengan yang kita rencanakan," tuturnya seraya mengatakan anggaran perbaikan jalan sekitar Rp 360 juta.

Baca: Tunjukan Kekompakan Saat Rayakan Ultah, Keluarga Anang dan Krisdayanti Tuai Pujian

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved