Banjir Parkir Tak Berijin, Ini Tanggapan Dishub Kota Palembang

Dinas Perhubungan (Dishub) kota Palembang, masih terus mencari formula yang tepat untuk mengatasi masalah parkir liar

Banjir Parkir Tak Berijin, Ini Tanggapan Dishub Kota Palembang
tribunsumsel.com/Khoiril
Banjir Parkir Tak Berijin, Ini Tanggapan Dishub Kota Palembang 

Angka tersebut belum termasuk sekitar 57 titik parkir ilegal yang ada di kota Palembang.

Marta menegaskan, dari retribusi parkir ini saja, Dishub kota Palembang bisa menambah Penghasilan Asli Daerah (PAD) bagi kota Palembang sebesar Rp 500 juta-Rp 600 juta perbulannya.

Baca: Siapa Sangka Artis Film Panas Indonesia Jadi Sosok Insipirasi Dewi Sandra Berhijrah,Ini Kisahnya!

"Lumayan besar memang dari parkir ini," ujarnya.

Disinggung mengenai perbedaan kawasan parkir berizin dan tidak tidak berizin.

Marta menegaskan, untuk kawasan parkir berizin, para juru parkir (jukir) dilengkapi dengan rompi,

tanda pengenal, dan surat izin kawasan parkir.

Baca: Motor Matic Adu Kambing dengan Mobil Bak Terbuka di Prabumulih, Satu Tewas Di Tempat

Untuk masalah tarif, sesuai dengan peraturan daerah, Dishub mematok retribusi sebesar Rp 1000 untuk motor, dan Rp 2000 untuk mobil.

"Kalau‎ lebih dari situ ya boleh lapor ke kita. Tapi masalahnya sekarang ini,

Halaman
123
Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Melisa Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved