Berita Prabumulih
Ini Sosok Richard Cahyadi, Anak Jambi Jabat PJS Walikota Prabumulih
Bagi sebagian atau bahkan seluruh masyarakat Prabumulih saat ini penasaran dan terus mencari tahu
Penulis: Edison | Editor: Melisa Wulandari
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Bagi sebagian atau bahkan seluruh masyarakat Prabumulih saat ini penasaran dan terus mencari tahu
siapa sebetulnya sosok Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi.
Warga Prabumulih mencari tahu sosok Pjs Walikota, lantaran selama beberapa bulan ke depan Bumi Seinggok Sepemunyian akan dipimpin pria yang sebelumnya
menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan itu.
Baca: Jaminan Keselamatan Tak jelas, Semua Travel di Wilayah Hukum Polres Muaraenim Ilegal
Untuk lebih mengenal siapa Pjs Walikota Prabumulih itu, Tribun Sumsel sedikit mengulasnya.
H Richard Cahyadi Ap Msi merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri (STPDN) angkatan ke 6 tahun 1998. Selanjutnya Strata 2 (S2) ditimba di Universitas Sriwijaya lulusan tahun 2010.
Baca: Dua Raksasa Platform Media Sosial Facebook dan Youtube Terancam Miskin, Ini Penyebabnya
Richard Cahyadi beristrikan perempuan kelahiran Jawa Barat yakni Euis Sari Mulyani, keduanya dikaruniai empat anak masing-masing dua putra dan dua putri serta tinggal di Villa Gardena IV Alang-alang lebar kota Palembang.
Untuk karir, pria yang lahir dan besar di Provinsi Jambi tepatnya Kabupaten Merangin itu terbilang cukup meroket.
Usai menamatkan pendidikan di STPDN tahun 1998, Richard ditugaskan di kecamatan dan baru bertugas sudah ditunjuk sebagai Pjs Kepala Desa Muara Padang Jalur 20 Air Sugihan.
Baca: Prioritas Prabumulih Barat dan RKT, Kementerian Tambah Lagi Jaringan Gas Sebanyak Ini
Dimana saat itu terjadi rusuh dan warga mendemo kepala desa, selanjutnya warga meminta dirinya jadi kepala desa.
Setelah hampir setahun jadi Kepala Desa, Richard lalu diangkat menjadi Sekretsris di Kecamatan Sanga Desa selama 1,3 tahun.
Namun karena adanya perubahan aturan oleh Presiden Abdurahman Wahid (Gusdur-red),
Baca: Lepas Balon Udara, KPU Lubuklinggau Malah Diteriaki Huuuu Oleh Pendukung Paslon
pria keturunan campuran Pekanbaru dari ayah dan Sumatera Barat dari ibunya itu menjadi Sekretaris Lurah.
"Di zaman itu saya diuntungkan karena tiga bulan jadi lurah lalu saya jadi sekretaris camat (Sekcam) lagi, lalu empat bulan jadi sekcam lalu pada 2001 saya jadi camat di usia 23 tahun," ujarnya beberapa waktu lalu.
Perjalanan karir Richard terus meningkat, setelah 6,5 tahun jadi camat Keluang ia lalu pindah jadi camat Sungai Lilin selama 2,5 tahun dan kemudian pindah lagi jadi sekretaris dinas Catatan Sipil (Capil) Musi Banyuasin.
Baca: Nenek Latih Kucing untuk Mencuri Hingga Salah Kremasi Jenazah, Inilah Berita Hoax Terlanjur Viral
"Beberapa bulan jadi Sekdin Capil lalu pindah jadi Kepala Bidang (Kabid) pengelolaan air sampah dan setelah 10 bulan menjabat saya pindah ke Provinsi. Di awal 2012 saya jadi kepala biro humas protokol pemerintah Provinsi Sumsel," katanya.
Richard menceritakan, setelah menjabat Kabiro Humas Protokol Pemprov Sumsel, ia lalu menjabat kepala biro kesra Pemprov Sumsel dari 2013 hingga awal 2015.
Baca: Sejak Dinikahi Ahmad Dhani, Mulan Jameela Ungkap Penderitaan yang Sering Dialami
Selanjutnya dari awal 2015 sampai Agustus dirinya dipercaya mengemban amanah menjabat Kaban kesbangpol Provinsi Sumsel.
"Kemudian saya diminta Gubernur Sumsel belajar Kabupaten OKU Timur untuk memjadi Pejabat Sementara (Pjs), setelah selesai belajar pada April 2016 saya kembali lagi jadi kaban kesbangol provinsi," ceritanya.
Lalu sejak 13 Februari 2018 H Richard Cahyadi kembali dipercaya Gubernur Sumatera Selatan untuk belajar dan mengemban amanah menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih.
Baca: Gagal Nyalon, PLT Bupati Lahat Minta Lima Paslon Pilbup Jangan Lakukan Ini Selama Pilkada
"Tugas yang saya emban ini merupakan tugas berat, tugas-tugas yang pernah saya lalui sebelumnya.
Kami di Provinsi ini tidak begitu pintar namun juga tidak begitu bodoh, untuk itu kami mengharapkan kerjasama semua pihak sehingga pemerintahan di Prabumulih berjalan dengan baik," ungkapnya.
Baca: Didoakan Segera Tobat Usai Ayahnya Meninggal, Postingan Terbaru Millendaru ini Bikin Terkejut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pjs-walikota-prabumulih_20180218_192055.jpg)