Wanita Cantik Tewas Telanjang di Kos, Polisi Temukan Bercak Cairan Aneh
Awalnya warga curiga, karena biasanya setiap hari Flora selalu beli makanan di warung sekitar kos. Namun, dalam lima hari terakhir ini korban
"Kedua orang tuanya meninggal, lalu rumahnya dijual," kata Bambang saat datang ke lokasi TKP.
Kabar yang diterimanya, rumah yang dijual Flora laku kisaran 200 juta lebih. Meski demikian, Bambang enggan ikut campur soal hal tersebut.
"Saya lama tidak berkomunikasi, saya juga tidak tahu uangnya dibuat apa," jelasnya.
Hal sama juga diungkap Nanik, tante korban.
Dia menyatakan memang korban menjual rumahnya yang berada di kawasan Gedungombo.
Hal itu dilakukan setelah ditinggal meninggal oleh kedua orang tuanya.
"Dijual, infonya laku 200 juta lebih, tapi infonya uangnya mau dibuat bangun rumah. Lebih jelasnya saya kurang tahu," pungkasnya.
Saat ini petugas kepolisian masih melakukan olah TKP terhadap temuan mayat tersebut.
Bercak Cairan Aneh
Penemuan mayat Flora di kamar kos Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban kota, Senin (12/2/2018) menggegerkan warga setempat.
Di tubuh mayat terdapat luka dan bercak aneh, tepatnya seperti darah.
Namun, luka itu menurut kepolisian bukan disebabkan karena penganiayaan.
Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto menyatakan, luka lebam di tubuh korban karena kondisi mayat yang sudah lama.
Jadi, jika mayat sudah dalam kondisi 1x24 jam, maka praktis akan muncul luka lebam seperti bercak darah. Tapi bukan darah yang sebenarnya.
"Itu luka lebam karena kondisi mayat yang sudah lama, jadi bukan karena penganiayaan," terang Kasat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/polisi-saat-evakuasi-jenazah-wanita-yang-tewas-telanjang_20180212_210604.jpg)