Pilkada Prabumulih
Antisipasi Golput Tinggi, Kesbang Sosialisasikan Pilkada ke Seluruh Warga Prabumulih
Untuk mengantisipasi tingginya golongan putih (Golput) pada pemilikan kepala daerah walikota dan wakil walikota Prabumulih 27 Juni mendatang,
Penulis: Edison | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Untuk mengantisipasi tingginya golongan putih (Golput) pada pemilikan kepala daerah walikota dan wakil walikota Prabumulih 27 Juni mendatang, Dinas Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Pemkot Prabumulih menggelar sosialisasi politik kepada seluruh masyarakat kota nanas.
Sosialisasi yang dilakukan kesbangpol Linmas di 37 Desa dan Kelurahan di Bumi Seinggok Sepemunyian itu bersama KPUD Prabumulih fan Panwaslu kota Prabumulih.
"Kita melakukan sosialisasi ke 37 kelurahan dan desa dilakukan untuk memberikan pendidikan politik kepada seluruh masyarakat kota Prabumulih, kegiatan ini sudah sejak Januari lalu kita selenggarakan secara bergantian ke Kelurahan dan desa," ungkap Kepala Kesbanglinmas Pemkot Prabumulih, Marthodi kepada wartawan usai sosialisasi di Kelurahan Tugu Kecil, Jumat (9/2/2018).
Marthodi mengatakan, sosialisasi itu selain untuk memberikan pendidikan politik juga dilakukan untuk mengantisipasi tingginya tingkat golput atau berkurangnya partisipasi masyarakat dalam memilih. "Untuk itu seluruh tokoh masyarakat berikan pengetahuan agar mengajak masyarakat untuk tidak melakukan golput dan memilih dalam pilkada mendatang," katanya.
Marthodi menuturkan, masyarakat harus menggunakan hak suara dengan memilih calon kepala daerah karena kepala daerah akan menentukan pembangunan selama lima tahun kedepan. "Itulah pesta demokrasi dan masyarakat harus ikut bagian, sehingga pemimpin yang dipilih kedepan sesuai dengan keinginan hati," tuturnya.
Seluruh masyarakat khususnya para tokoh, organisasi dan pengurus partai juga dihimbau untuk tidak mengajak warga untuk tidak memilih, disebabkan hal itu tidak baik dan akan mengganggu jalannya demokrasi.
"Jika memang ada yang mengganggu kesatuan rakyat dan mengarahkan tentu itu tidak baik dan kami sebagai lembaga yang akan mempersatukan bangsa khususnya masyarakat akan mengambil tindakan," tegasnya.
Ketua KPUD Prabumulih, Mauhammad Takhyul mengatakan, pihaknya bersama kesbanglinmas terus mensosialisasikan pilkada sehingga masyarakat mengetahui baik jadwal maupun cara-caranya.
"Selain bersama kesbang, KPU Prabumulih sendiri terus melakukan sosialiasi agar tingkat pemilih meningkat," katanya seraya mengingatkan masyarakat agar datang ke TPS dan menggunakan hak suara dengan memilih pada 27 Juni mendatang.(eds)