Dinas Kesehatan Belum Temukan Kasus Difteri di Kota Palembang

Mesti memiliki langkah penanganan kasus difteri ini tetapi khusus di Kota Palembang belum ada anak yang mengidap difteri.

Dinas Kesehatan Belum Temukan Kasus Difteri di Kota Palembang
Difteri 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG  - Dinas Kesehatan Kota Palembang meminta masyarakat untuk tidak sungkan untuk membawa anak-anak mereka untuk diimunisasi termasuk pemberian imunisasi difteri, pertusis dan tetanus (DPT).

Apalagi saat ini penyakit difteri sedang mewabah bahkan telah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Kementerian Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia menuturkan pasca meninggalkan Jumiarni (8), pelajar MI Yayasan Al Hikmah yang meninggal usai beberapa disuntik imunisasi berimbas kekhawatiran sebagian orangtua untuk memberikan memberikan imunisasi kepada anak-anaknya. Padahal imunisasi ini penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal penyakit.

Terkait kasus difteri yang mewabah seperti ini menurut Letizia, Dinkes Palembang telah melakukan beberapa langkah untuk antisipasi. Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah ialah dengan memberikan imunisasi sejak bayi dan dilanjutkan imunisasi di kelas 1 dan di kelas 2.

"Jadi imunisasi ini sangat penting untuk menanggulangi kasus difteri ini," terangnya saat dikonfirmasi Tribunsumsel.

Mesti telah memiliki langkah-langkah penangan kasus difteri ini tetapi khusus di Kota Palembang belum ada anak-anak yang mengidap difteri.

"Kalau di Palembang belum ada kasus Difteri," jelasnya.

Dengan adanya fenomena ini, Letizia menerangkan, orang tua harus memberikan anaknya imunisasi agar dapat terhindar dari imunisasi ini.

Menurutnya, selama ini Dinkes Palembang hanya menjalankan program nasional ini. Letizia menegaskan, setiap anak berhak untuk mendapatkan imunisasi untuk mencegah beberapa penyakit yang menular.

"Vaksin dini wajib dijalankan. Kita ingin melihat anak-anak sehat. Program ini penting untuk mencegah beberapa penyakit menular," tegasnya.

Untuk program imunisasi di sekolahpun tetap akan dijalankan oleh Pemkot Palembang. Meski demikian, Letizia tak melarang jika ada orangtua siswa yang menolak anaknya untuk diimunisasi, namun dengan syarat membuat surat pernyataan.

"Tapi kembali kami tegaskan, masyarakat jangan takut untuk anaknya diimunisasi," katanya.

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved