Buronan Polres Lahat Berhasil Disikat
petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB) diantaranya satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor polisi
LAHAT, TRIBUNSUMSEL.COM - Lebih kurang 10 bulan buron, Mardian Heffredi alias Dian (31), salah seorang DPO aksi pencurian disertai kekerasan (Curas) terhadap pengendara sepeda motor Intan Mayang Sari (18) akhirnya berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Lahat, Senin (11/12/2017).
Pria yang keseharian bekerja sebagai petani diciduk petugas di rumahnya, Desa Seleman Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang.
Bersamaan dengan tertangkapnya tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB) diantaranya satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor polisi (Nopol), sebilah senjata tajam (Sajam) sepanjang 40 cm, satu buah tas sandang dan satu helai baju kemeja.
"Ya, saat ini tersangka dalam proses penyidikan di Mapolres Lahat," terang Kapolres Lahat, AKBP. Roby Karya Adi, SIK melalui Paur Humas Ipda. Sabar Tunut.
Dikatakan Sabar, Dian bersama tersangka lainnya yang lebih dahulu diringkus, Firman (35) melakukan penodongan terhadap Intan Mayang Sari (18), yang melintas di ruas jalan Desa Kerung, Kecamatan Pulau Pinang.
Kedua bandit ini pun mengancam korbannya itu menggunakan senjata tajam agar menyerahkan sepeda motor Honda Supra X yang ditungganginya.
Merasa nyawa terancam ditambah lagi lokasi penodongan jauh dari pemukiman, Intan pun memilih menyerahkan sepeda motor. Firman langsung memacu sepeda motor hasil curian, sedangkan Dian mengendarai sepeda motor lain yang memang dibawa keduanya untuk beroperasi.
Setelah kedua bandit melarikan diri, Intan yang merupakan warga Desa Sukarami, Kecamatan Kota Agung seketika berteriak histeris.
Secara kebetulan ada warga yang melintas. Mengetahui telah terjadi penodongan, warga pun langsung melakukan pengejaran. Firman menyadari dibelakangnya ada warga yang melakukan pengejaran, dirinya melarikan diri ke arah Kota Lahat. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, hingga Firman masuk ke Jalan Terowongan, RT 06/02, Kelurahan Gunung Gajah, Kota Lahat.
Karena memacu kendaraan hasil curian dalam kecepatan tinggi, Firman pun terjatuh dari sepeda motor. Saat itulah orang yang mengejarnya langsung meneriakinya, 'maling'.
Tanpa komando, warga sekitar langsung berbondong-bondong datang, dan menghakimi Firman. Beruntung petugas cepat datang dan segera mengamankan Firman dalam kondisi babak belur. (cr22/sp)