Bayu Tewas Terseret Arus Lematang

Bayu baru usai mengambil kayu, untuk mempersolek wahana wisata Pelancu yang ada di desanya.

SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Bayu Julindra, semasa hidup berfose di wisata Pelancu Desa Ulak Pandan Lahat. 

LAHAT, TRIBUNSUMSEL.COM - Kecemasan keluarga atas kabar hilangnya Bayu Julindra (16), terjawab sudah. Hanya saja, kabar yang diterima merupakan kabar duka.

Bayu yang terakhir terlihat, Kamis (30/11/2017) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi. Warga Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Lahat, tewas diseret derasnya arus sungai Lematang sekitar pukul 16.30 Wib, di wilayah Desa Ulak Pandan dan baru ditemukan, Minggu (3/12/2017), sekitar pukul 07.30 WIB.

Jasat Bayu, ditemukan, Juhiri (55), warga Desa Lebak Budi, Kecamatan Merapi Barat, yang sedang bertani di pinggir Sungai Lematang, wilayah Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat. Melihat ada tubuh manusia mengambang terbawa arus sungai, Juhiri yang sebelumnya sudah mendapat informasi ada orang hanyut, langsung menghubungi warga dan Tim SAR yang melakukan pencarian.

Mendapat informasi itu, upaya pengejaran tubuh yang terbawa arus itu dilakukan. Tim bersama warga berhasil mengevakuasi jenazah Bayu dari dalam sungai. Kemudian tubuh remaja malang itu langsung dibawa ke rumah duka. "Sudah ditemukan," kata Kapolres Merapi AKP Sopyan Ardeni.

Pelajar kelas XI salah satu SMA di Kota Lahat ini hilang, berawal berada di pulau di tengah aliran Sungai Lematang bersama ketiga temannya. Bayu baru usai mengambil kayu, untuk mempersolek wahana wisata Pelancu yang ada di desanya. Mengetahui Bayu tidak pandai berenang, ketiga temannya memutuskan menyembrangkan kayu terlebih dahulu ke arah desa.

Saat ketiga temannya kembali ke pulau, Bayu sudah tidak terlihat. Hilangnya Bayu, langsung dilaporkan ke pihak Polsek Merapi. Tim penyelamat dari BPBD Lahat, langsung didatangkan untuk melakukan pencarian sebelum akhirnya ditemukan Juhiri. (cr22/sp)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved