Begini Cara Kalbe Farma Berikan Edukasi Kepada Dokter Agar Tak Gagap Layani Pasien BPJS Kesehatan
PT Kalbe Farma Tbk( Kalbe) melalui Hexphram Jaya menyelenggarakan HJ Learning Forum dengan tema Clinic Management Talk.
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM- PT Kalbe Farma Tbk( Kalbe) melalui Hexphram Jaya menyelenggarakan HJ Learning Forum dengan tema "Clinic Management Talk".
Acara yang digelar di hotel Excelton ini dihadiri oleh lebih dari 150 dokter umum dan spesialis yang ada di Sumsel yang juga didukung oleh Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel.
Presiden Direktur PT Hexpharm Jaya, Mulia Lie mengatakan HJ Learning Forum ini dilakukan dengan tujuan agar para dokter dapat memahami management klinik terutama klinik pratama agar dapat mendukung program pemerintah yakni JKN.
"Kami lakukan program ini agar para dokter mendapatkan wawasan dan informasi terbaru mengenai risk management terutama klinik pratama," ujarnya, Minggu (12/11).
Sesuai dengan program pemerintah yang mengharuskan 2019 setiap warga Indonesia wajib menjadi peserta BPJS .
Oleh karena itu, ketersediaan faskes I dibutuhkan seiring dengan peningkatan jumlah peserta BPJS.
"Program JKN mendapatkan respon yang cukup positif dari masyarakat. Sehingga menuju tahun 2019 semua penduduk Indonesia harus dan wajib menjadi peserta BPJS dibutuhkan faskes 1 yakni klinik untuk melayani ini," ujarnya.
Dari mini simposium ini pihaknya mengedukasi para dokter untuk memanjemen klinik di era JKN.
Sehingga pola pelayanan klinik yang menyajikan layanan waktu antara pagi sampai malam merupakan pilihan masa depan peserta BPJS. Hanya saja para dokter perlu dibekali kemampuan manajemen klinik agar mampu mengelola klinik.
"Selama ini dokter dilatih untuk menangani kasus-kasus klinik tetapi bukan mengelola secara organisasi klinik. Ini merupakan tantangan dokter untuk sukses di era JKN," tegasnya.
Program JKN telah memasuki tahun keempat dengan jumlah peserta lebih dari 183 juta warga. Dengan bertambahnya peserta BPJS, diharapkan mampi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi.
"Dengan begitu HJ Learning Forum diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas klinik di Indonesia," tegasnya Mulia Lie.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumsel, dr Masagus M Hakim,M.Kes mengatakan pada tahun 2019 pemerintah mewajibkan setiap warga Indonesia wajib menjadi anggota JKN melalui BPJS.
Konsekuensinya, perlu tersedia fasilitas kesehatan tingkat 1 (klinik) sebagai prasyarat pemeriksaan kesehatan peserta BPJS yang mudah diakses serta tersedia sarana dan prasarana yang memadai.
Dan dalam hal ini, PT Kalbe Farma Tbk melalui PT Hexpharm Jaya, melaksanakan mini simposium bagi para dokter sehingga memiliki kemampuan mengelola klinik fasilitas kesehatan tingkat 1 secara mandiri.