Suka Nunggak Kredit, Ini yang Akan Dilakukan Pihak Leasing Kepada Konsumen Bandel !

Hati-hati bagi masyarakat yang enggan membayar angsuran kredit kendaraannya. Salah-salah, bisa dilaporkan

Suka Nunggak Kredit, Ini yang Akan Dilakukan Pihak Leasing Kepada Konsumen Bandel !
TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU
Perwakilan Oto Multi Artha saat membuat laporan ke Polresta Palembang 
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG - Hati-hati bagi masyarakat yang enggan membayar angsuran kredit kendaraannya. Salah-salah, bisa dilaporkan kepada pihak yang berwajib.
Itulah yang dilakukan oleh PT Oto Multi Artha Cabang Palembang. Karena dianggap telah menggelapkan mobil yang di leasingkannya.
Antoni Masda (37), selaku perwakilan PT Oto Multi Artha melaporkan konsumennya bernama Wendi Ferdi Carnivo (29),  warga jalan Sultan Syahril Lorong H. Zhaihidin RW Kelurahan 5 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I ini, karena telah menggelapkan ‎ satu unit mobil Mitsubishi ALL New Pajero Sport Dakkar tahun 2016 warna hitam dengan BG 81 DP.
Dihadapan petugas, Antoni mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat‎ Wendy mengkredit mobil itu seharga Rp 409.920.000.
"Dia membeli mobil secara kredit Pak, dengan uang muka Rp 100.900.000 dengan angsuran perbulan sebesar Rp. 14.640.000 selama 36 bulan," Katanya saat membuat laporan kepada petugas. 
Namun, saat masuk pada angsuran ke 9, Wendy tidak membayarkan angsurannya kembali. Bahkan, tunggakkan Wendi sudah berlangsung selama enam bulan.
"Sudah enam bulan, kami sudah menagih ke kediamannya," terangnya.
Tak hanya sampai disitu. Betapa terkejutnya Antoni, saat ia datang ke kediaman Wendi, mobil yang dikredit tersebut sudah tak ada di kediamannya dan telah berpindah tangan.
"Katanya mobilnya sudah di orang lain, jadi kami laporkan atas dasar penggelapan," tegasnya.
Antoni juga menambahkan, beberapa waktu yang kalau Wendi ini juga pernah memberikan cek kosong saat hendak membayar angsuran mobil miliknya.
"Dia pernah membayar dengan menggunakan cek Pak, untuk angsuran tiga bulan. Ketika kami cek ternyata ceknya kosong Pak. Kami harap kasus ini dapat diproses," ungkapnya.
Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved