Warga Jepara Dibuat Heboh Adanya Buih Raksasa Setinggi 6 Meter Hingga Dikaitkan dengan Hal Mistis

Ia mengatakan, warga sempat berfikir macam-macam sebelum ada keterangan dari BPBD Jepara.

Editor: Hartati
Youtube.com/namaku hilang
Buih atau busa yang menggelembung di Jepara menjadi viral di media sosial 

TRIBUNSUMSEL, COM - Warga Dukuh Pentongan, Desa Kedung leper, Kecamatan Bangsri, Jepara, Jawa Tengah dihebohkan kemunculan buih yang tingginya mencapai sekitar 6 meter.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (20/10/2017) malam.

Petinggi atau kepala desa setempat, Ersyad Yusron Kurniawan menuturkan, kejadian tersebut berawal dari adanya seorang warga yang mencuci truk di salah satu titik Sungai Kedung Wuluh pada pagi hari.

Truk tersebut berisi sisa-sisa muatan menyerupai serbuk gamping.

Kemudian, muatan yang terjatuh itu terbawa arus sungai dan tertahan di salah satu titik aliran sungai sehingga menimbulkan tumpukan buih.

"Waktu itu warga tidak tahu buih dari truk itu habis ngangkut apa, tidak tahu. Hanya ada sisa-sisa muatan sepeti gamping," kata Ersyad saat dihubungi, Senin (23/10/2017).

Pada malam hari, buih tersebut semakin banyak.

Bahkan tingginya mencapai sekitar 6 meter. Selain itu, banyak ikan-ikan yang mati.

Kejadian ini dilihat oleh seorang warga bernama Kolosom. Lalu, ia pun melapor ke pemerintah desa.

Laporan itu, lanjut Ersyad, diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Jepara.

Pada Sabtu (21/10/2017) pukul 02.00 WIB, Petugas mengambil sampel air sungai di titik lokasi kejadian.

"Jadi, sejak sore sudah ada busa. Semakin malam semakin tinggi dan saya informasikan ke BPBD. Memang banyak ditemukan ikan mati," kata dia.

Hasil penelitian BBPD Jepara menyebutkan bahwa kadar keasaman (PH) pada air sungai masih normal, yakni sekitar 7.

Adapun banyaknya ikan yang mati di area tersebut, menurut Ersyad, karena hewan air itu tidak bisa mengambil nafas saat ke permukaan.

"Ikan mati bukan karena keracunan, tapi karena tidak adanya oksigen karena di atasnya ada buih tadi," kata dia.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved