Geng Pelajar Lakukan Pembulian
Bak di Sinetron, Geng Pelajar Putri SMA ini Hajar Temannya Sendiri dan Diunggah ke Instagram
Bahkan, apa yang dilakukan terhadap J, direkam oleh geng AR ini, dan diupload di media sosial Instagram.
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Berniat menagih arisan.
J (16), warga Jalan Kadir TKR Kelurhaan 36 Ilir Kecamatan Gandus ini, malah menjadi korban bullying dan penganiayaan yang dilakukan teman-teman sekolahnya yakni AR dan kawan-kawan.
J ditampar dan dipaksa membuka jilbab dan masker yang digunakannya saat itu.
Bahkan, apa yang dilakukan terhadap J, direkam oleh geng AR ini, dan diupload di media sosial Instagram.
Merasa malu dan tak senang atas apa yang dilakukan teman-temannya tersebut.
Ditemani oleh ibundanya, akhirnya J membuat laporan di SPKT Polresta Palembang.
Saat berkonsultasi dengan petugas di SPKT Polresta Palembang.

Pelajar di salah satu SMA Negeri di Palembang ini mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat ia dipanggil oleh AR dengan alasan hendak membayar arisan.
"Saya dipanggil oleh mereka. Selanjutnya, saya ditarik dan diajak ke dalam mobil mereka itu," terangnya kepada petugas.
Selanjutnya, J diajak kawanan ini di depan kolam renang Garuda.
Disana, terjadilah bullying yang dilakukan oleh AR CS kepada J.
"Disana ada teman-teman yang lain pak sudah menunggu, sekitar 2-3 mobil," katanya.
Sembari melapor, Jpun menunjukkan video kejadian yang menimpanya tersebut.
Saat itu J yang masih menggunakan seragam sekolah dikerumuni oleh pelajar lainnya.
Sembari menarik masker dan jilbab.
Salah satu geng juga mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.
Bahkan, selanjutnya, setelah ditarik, gadis tersebutpun langsung ditampar.