SFC - Kantongi Kemenangan 2-3 Usai Lawan Perseru Serui
Hingga peluit panjang ditiup oleh wasit Prasetyo Hadi, skor pertandingan tetap bertahan dengan skor 2-3 untuk kemenangan SFC.
TRIBUNSUMSEL.COM, SERUI - Sriwijaya FC sukses meraih poin krusial saat berhasil mengalahkan Perseru Serui dengan skor tipis 2-3, Sabtu (14/10) sore di stadion Marora.
Sempat tertinggal 1-2 di babak pertama, laskar wong kito berbalik unggul di babak kedua melalui gol Hilton Moreira dan Alberto Goncalves.
Meskipun berhasil meraih poin penuh, namun posisi SFC masih tertahan di peringkat 12 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017 karena walaupun memiliki poin yang sama dengan Persib Bandung yakni 37, tetapi SFC kalah dari sisi head to head atau produktifitas gol.
Namun kemenangan ini berhasil menjauhkan tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini dari zona degradasi, saat ini SFC unggul 12 poin dari Perseru yang menempati peringkat 16, batas awal degradasi.
Pelatih SFC, Hartono Ruslan mengaku sangat bersyukur karena anak asuhnya mampu bermain sabar dan tidak terpancing gaya bermain tuan rumah.

“Mereka mau bekerja keras dan setelah tertinggal di babak pertama, kami merubah gaya bermain dengan langsung menekan Perseru di garis pertahanannya sendiri. Strategi ini berjalan cukup baik, dan sebenarnya di 45 menit pertama pun SFC bila lebih tenang maka dapat membuat gol lebih banyak,” ujarnya usai pertandingan.
Sementara itu, winger SFC Nur Iskandar mengaku persiapan yang sangat baik selama di Palembang menjadi kunci kemenangan timnya di laga ini.
“Selain menjalankan strategi pelatih dengan baik, kami juga punya persiapan yang sangat bagus. Manajemen juga telah dengan tepat memberangkatkan tim lebih awal ke Serui sehingga pemain bisa beristirahat dengan maksimal, kemenangan ini kami persembahkan untuk para suporter SFC juga yang terus mensupport kami dengan setia,” tambahnya.
Jalannya pertandingan
Di babak pertama, kedua tim langsung saling melancarkan serangan.
Meski berstatus sebagai tim tamu, namun penguasaan bola lebih banya dikuasai oleh tim tamu.
Tetapi meski lebih banyak menguasai bola, namun SFC harus lebih dulu kebobolan melalui tendangan penalti Karube Ryutaro di menit 16.
Hukuman ini sendiri diberikan oleh wasit Prasetyo Hadi karena menganggap Manda Cingi melakukan handsball di area kotak penalti.
Setelah gol ini, laskar wong kito sendiri langsung tersentak dan membuat beberapa peluang.
Salah satunya saat Alberto Goncalves yang sudah dalam posisi bebas, namun sundulan kepalanya masih tepat jatuh di pelukan Indra Mole, penjaga gawang Perseru.
