Partai Pendatang Baru tapi Optimis Lolos Verifikasi Pemilu 2019

Dari syarat partai baru wajib memiliki kepengurusan di 75 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi sudah terpenuhi.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Hartati
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) ke IV PSI Sumsel di Auditorium Honda Maju Motor Palembang, jelang verifikasi pada Pemilu 2019, oleh KPU, Minggu (8/10/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG,-- Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumsel Alvin Kennedy, menyakini partainya akan lolos pada verifikasi pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu disampaikan Alvin disela-sela- sela Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) ke IV PSI Sumsel di Auditorium Honda Maju Motor Palembang, jelang verifikasi pada Pemilu 2019, oleh KPU.

"Kami kira tidak ada masalah sampai saat ini. Beberapa permasalahan seperti KTA, kepengurusan dan sekretariat sudah lolos verifikasi internal," kata Alvin, Minggu (8/10/2017).

Dalam aturan tentang Pemilu anggota DPR, DPD, DPRD, partai baru wajib memiliki kepengurusan di 75 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi dan memiliki kepengurusan di 50 persen jumlah kecamatan di kabupaten/kota.

Selain itu, partai politik baru juga harus memiliki anggota sekurang-kurangnya 1.000 orang atau 1/1.000 dari jumlah penduduk pada kepengurusan partai politik yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda anggota (KTA).

Terkait hal itu, Alvin optimistis PSI Sumsel akan mampu memenuhi persyaratan tersebut.

Sebab, keanggota secara resmi sudah melebihi 1/1.000 plus 30 persen yang bergabung sebagai kader PSI.

"KTA, kantor(sekretariat) dan kepengurusan sudah tidak ada masalah. Hanya ada tiga daerah yang tidak kami ikuti untuk verifikasi," ucap Alvin.

Ketiga daerah itu, yaitu Kabupaten Muara Enim, Lahat dan kota Pagar Alam.

Namun, dari syarat partai baru wajib memiliki kepengurusan di 75 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi sudah terpenuhi.

"Memang, karena sebagai partai baru ada kendala perekrutan anggota dan kepengurusan baru terbentuk, sehingga tidak kita ikut sertakan," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved