Jalan Kol H Burlian Bakal Ditutup Sebulan, Catat Ini Waktu dan Jalan Alternatifnya

Akibatnya, jalan yang menuju ke kawasan Jalan Kol H Burlian via bawah Fly Over (FO) Simpang Polda akan di tutup.

Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pengend‎ara yang kerap melintas di kawasan Simpang Polda tampaknya mesti bersiap.

Pasalnya, di kawasan tersebut akan melakukan pengerjaan pemasangan girder pada proyek Light Rail Transit (LRT).

Akibatnya, jalan yang menuju ke kawasan Jalan Kol H Burlian via bawah Fly Over (FO) Simpang Polda akan di tutup.

Sehingga bagi pengendara dari arah Jalan Demang Lebar dan Jalan Basuki Rahmat yang hendak menuju ke Jalan Kol H Burlian, harus masuk ke Jalan Sudirman dan memutar di depan taman makam pahlawan, untuk selanjutnya menuju ke Jalan Kol H Burlian melalui FO Simpang Polda.

Bahkan, penutupan ini akan berlangsung lumayan panjang. Yakni, dari tanggal 4 Oktober - 4 November 2017.

Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Yudha Widyatama Nugraha memberikan pengarahan terkait penutupan jalan Kol H Burlian karena adanya pengerjaan proyek LRT.
Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Yudha Widyatama Nugraha memberikan pengarahan terkait penutupan jalan Kol H Burlian karena adanya pengerjaan proyek LRT. (Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu)


"Kita suda‎h mengadakan rapat dengan pihak Waskita Karya, Dinas Perhubungan, dan beberapa intansi terkait, yang intinya memohon melakukan penutupan jalan untuk pengerjaan LRT ini," ujar Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Yudha Widyatama Nugraha saat dibincangi Tribunsumsel, Senin (2/10/2017).

Menurut Yudha, dalam pengerjaan LRT ini biasanya hanya melakukan pengerjaan dari pukul 22.00 hingga pukul 05.00.

Namun, untuk pemasangan girder ini menurut pihak PT Waskita Karya memerlukan waktu sehari penuh.

"Memang sepertinya tingkat kesulitanya tinggi ya, tikungannya tajam sekali," katanya.

Akibat adanya penutupan jalan ini. Yudha memperkirakan akan terjadi kepadatan kendaraan di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP), sehingga ia akan memperbanyak anggotanya di kawasan tersebut, dan membuat pos pantau.

"Kita akan pasang spanduk-spaduk berupa himbauan dan jalan alternatifnya," tegasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved