Hati-hati, Ada Modus Penipuan Canggih yang Berhasil Raup Rp 20 Juta dari Korbannya, Begini Caranya!

Semakin ke sini, kasus penipuan semakin merajalela.Mulai dari kasus remeh seperti "Papa minta pulsa" atau "Ibu sedang di kantor polisi" hingga penip

Tayang:
Capture Instastory/ thenewbikingregetan.official
Penipuan Modus Baru 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Semakin ke sini, kasus penipuan semakin merajalela.

Mulai dari kasus remeh seperti "Papa minta pulsa" atau "Ibu sedang di kantor polisi" hingga penipuan yang mengabarkan bahwa salah satu anggota keluarga sedang mengalami kecelakaan.

Tentu saja penipuan seperti ini sudah tergolong sebagai tindak kriminal.

Namun, dalam kasus yang "anggota keluarga sedang mengalami kecelakaan", biasanya pelaku meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang guna membayar biaya pengobatan dan sebagainya.

Bahkan saat ini, para pelaku penipuan sudah semakin canggih dan bisa membuat seakan-akan hal itu benar-benar terjadi.

Seperti yang terjadi pada seorang bapak yang diduga berasal dari Cijambe ini.

Dia baru saja menjadi korban penipuan yang bisa dibilang cukup canggih.

Tak tanggung-tanggung, si bapak harus kehilangan uang hampir Rp. 20 juta.

Pada awalnya, si bapak ini dihubungi oleh sang pelaku yang mengatakan bahwa anaknya jatuh di kamar mandi kampus.

Pelaku juga mengatakan bahwa anak dari bapak ini sudah berada di RS Hasan Sadikin Bandung.

Sang penelpon pertama ini menyuruh sang bapak untuk menghubungi Ibu Dewi, orang kedua yang mengaku sebagai dosen dari si anak.

Orang yang mengaku sebagai Dewi ini mengatakan bahwa memang benar si anak sedang dirawat di IGD.

Bahkan Dewi ini mengaku sedang bersama sang dokter dan memberikan telepon padanya.

Si bapak yang mulai panik pun langsung percaya pada orang ketiga yang mengaku dokter ini.

Si dokter berkata bahwa anak dari bapak ini belum sadarkan diori dan harus segara dictscan.

Sang bapak diminta untuk mengirimkan uang sebesar Rp 19.700.000 ke rekening pelaku.

Karena panik dan tidak tahu harus berbuat apa, sang bapak pun langsung mengirimkan uang itu ke rekening pelaku.

Si bapak baru sadar bahwa dirinya telah ditipu setelah diberitahu oleh istrinya sendiri bahwa anaknya baik-baik saja.

Modus penipuan ini langsung diunggah oleh akun Instagram @thenewbikingregetan.official.

Berikut ini unggahan fotonya.

Capture Instastory
Capture Instastory (Instastory/thenewbikingregetan.official)
Capture Instastory
Capture Instastory (Instastory/ thenewbikingregetan.official)
Capture Instastory
Capture Instastory (Instastory/ thenewbikingregetan.official)

"Min bantuin aku dong: (kemarin ayahku di ditipu sama org yg ngaku2 temenku, ts dosenku, dan jadi dokter gitu.

Jd ayahku kemarin di tlp, dia blg kalo aku jatuh di kamar mandi kampus dan skr lg di RS HASAN SADIKIN BANDUNG.

Org pertama yg ngaku2 temenku nyuruh ayahku buat ngomong sama ibu dewi (org ke 2 yg ngaku2 jd dosenku) trs bu dewi ini ngomong kalo aku beneran d IGD dan nyuruh ayahku ngomong ke dokternya.

Org ke 3 itu yg ngaku2 sbg dokter itu blg kalo aku blm sadar dan harus di ctscan

Biaya 19.700.000. Ayahku panik dan langsung transfer.

Dan ternyata itu penipuan karna ayahku baru tlp ke nomor tlp ku setelah di bilangin sama ibuu dan aku ternyata baik2 aja.

Jd tolong dong min di share siapa tau ada yg pernah ketipu jg sama org ini, dan bisa bantu cari orgnya dan buat org2 lebih waspada juga" tulis akun Instagram @anrianiarti pada akun @thenewbikingregetan.official.

Akun Instagram tersebut juga mengirimkan bukti transfer ayahnya pada rekening si pelaku.

Semoga kasus ini bisa segera diselesaikan oleh pihak berwajib. 
(Tribunstyle/ Irsan Yamananda)

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved