Dibilang Bisa Mengusir Anginan Rupanya Kerokan Malah Bikin Bahaya Kesehatan, Ini Resikonya

Bukan hanya karena rasa sakit akibat kerokan, melainkan rasa sakit yang akan diderita dalam jangka panjang.

Editor: Hartati
Kolase
Kerokan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tak dapat dipungkiri, kerokan memang selalu digunakan untuk menghilangkan masuk angin.

Sejak jaman dahulu, kerokan dipercaya bisa menghilangkan masuk angin.

Kerokan adalah salah satu pengobatan tradisional yang dilakukan untuk menyembuhkan masuk angin.

Seperti koin, batu giok, gundu hingga jahe dan potongan bawang merah.

Selain menggunakan alat bantu tersebut kerokan juga membutuhkan beberapa cairan yang berfungsi melicinkan punggung.

Adapun cairan yang sering digunakan seperti minyak telon, minyak olive, minyak kelapa dan lotion.

Banyak yang mengatakan dengan mengerok badan dapat membuat tubuh menjadi lebih baik dan sehat.

Namun jika kamu sudah terbiasa melakukan kerokan saat masuk angin, sebaiknya segera hindari.

Karena menurut medis, terlalu sering mengerok badan justru dapat menganggu kesehatan.

Bukan hanya karena rasa sakit akibat kerokan, melainkan rasa sakit yang akan diderita dalam jangka panjang.

Berikut bahaya kerokan bagi kesehatan yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Memicu terkena stroke

Bupa Blue Room
Bupa Blue Room ()

Kerokan dapat membuka peredaran pembuluh darah.

Apabila kebiasaan ini dilakukan terus-terusan maka akan membuat peredaran darah yang tadinya kecil juga ikut melebar.

Sehingga pembuluh darah semakin melebar bahkan pecah.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved