Mengaku Utusan dari Tahun 2035
Ingat Putra Kandias, Sempat Buat Heboh Dunia Maya Tahun 2014, Begini Kabarnya Sekarang
Masih ingat nama Putra Kandias, akun Facebook atas nama tersebut dulunya sempat memebuat heboh para pengguna media sosial (Medsos) di tahun 2014 silam
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: M. Syah Beni
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Andri Hamdillah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Masih ingat nama Putra Kandias, akun Facebook atas nama tersebut dulunya sempat memebuat heboh para pengguna media sosial (Medsos) di tahun 2014 silam, Kamis (14/9/2017).
Didalam akun tersebut seseorang yang mengatas namakan Putra Kandias sontak membuat heboh setelah memposting status di Facebook dengan kalimat tak biasa.
"Misiku yang pertama adalah mengingatkan kepada saudara - saudara bahwa akan terjadi bencana besar di awal tahun 2015, misi kedua adalah mencari sekorang anak indigo (maaf saya tidak bisa menyebutkan namanya) beliau akan saya bawa ke tahun 2035 dan yang ketiga adalah saya harus merahasiakan apa tujuan saya membawa anak indigo tersebut ke tahun 2035 serta merahasiakan dimana mesin waktu saya", itulah kalimat dari status akun Facebook atas nama Putra Kandias.
Baca: EKSKLUSIF: Tolong Facebook Saya Dibajak Putra Kandias
Sementara foto akun Putra Kandias sendiri bukan foto sebenarnya, seseorang telah mengambil foto dari akun Facebook orang lain yang bernama Muhammad Imam Anhary Fauzy yang kala itu masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 1.
Atas kejadian penyalagunaan tersebut Imam yang saat itu tercatat sebagai pelajar SMA Sriguna sempat ketakutan dan tidak berani masuk sekolah.
3 tahun lebih setelah kejadian memilukan tersebut, Imam sapaan akrabnya kini telah tumbuh dewasa dan baru saja telah berhasil menyelesaikan dunia pendidikannya.
Imam yang tinggal di Jalan D.I Panjaitan Lorong Daruruhama RT 27 RW 10 Kecamatan Plaju kini telah bekerja sebagai security disebuah perusahaan swasta di sekitaran Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara.
"Ia dulu saya foto saya sempat heboh, sekarang ya semuanya telah berlalu dan saat ini saya tidak mau mengingatnya karena harus fokus dengan pekerjaan", jelasnya saat di jumpai Tribun ditempat ia bekerja.
Imam sedikit menceritakan kalau dirinya sudah bekerja sebagai Security selama 4 bulan.
"Setelah tamat sekolah saya langsung kerja", singkatnya.
Sambil menggenakan seragam jaga lengkap ia mengungkapkan kalau kejadian 3 tahun yang lalu memang sempat membuatnya takut dan sampai - sampai ia tidak berani pergi ke sekolah.
"Dulu masih kecil ya belum begitu mengerti jadi rasanya takut sekali, meski saya tahu kalau saya tidaklah bersalah", jelasnya.
Sambil sedikit tersenyum ia mencoba kembali bernostalgia dengan sebuah cerita memilukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/putra-kandias_20170914_082646.jpg)