Ustazah Tolak Lamaran Pria Bercelana Jeans dan Memilih yang Lain, Saat Tahu Sebenarnya Ia Terkejut
Seorang lelaki yang biasa berpakaian t shirt, celana jeans & memakai sepatu converse. Telah jatuh hati terhadap seorang ustazah.
Penulis: Kharisma Tri Saputra | Editor: Kharisma Tri Saputra
Lihat teman-temannya semuanya anak motor.
Setelah mengambil pendapat Naqibah, dan pendapat ibu ayah, ustazah tadi membuat keputusan menolak pria tersebut.
Tidak berwibawa pria itu menampilkan dirinya.
Pakaian melambangkan akhlak, sikap dan pergaulan begitu hipotesis akhir mereka.
Tindakan susulan, demi menghindari ada pria seperti itu lagi berani meminangnya.
Kawan-kawan ustazah menyampaikan pinangan sang ustazah kepada imam yang dia sukai itu.
Karena pada dia, imam itulah cinta pertama dan selamanya.
KEBENARAN YANG MENGEJUTKAN USTAZAH
Rencana sudah dibuat dengan rapi. Tidak berapa lama, suatu petang, wakil ustazah dapat juga bertemu imam yang dimaksudkan.
Hasrat sang ustazah disampaikan kepada imam itu.
Semua ciri, sikap malahan gambar ditunjuk kepada imam.
Sang imam tersenyum, lalu dia memberitahu kepada wakil ustazah.
Tuan, sebenarnya tidak lama dahulu saya pernah melamar dia untuk saya peristri.
Tapi malangnya lamaran saya ditolak atas alasan cara saya berpakaian.
Dan kawan-kawan saya yang dia tidak kenal pun hati budi mereka.
Wakil ustazah terperanjat bukan kepalang.
Sang imam menambah lagi; Lagipula, minggu depan saya akan menikah dengan wanita lain pilihan ibu.
Sebenarnya Tuhan, telah lebih awal memaqbulkan permintaan ustazah itu.
Namun apa daya, dia tidak nampak doanya datang jelas di depan mata.
Yang ternampak padanya cuma t-shirt, jeans dan converse yang tidak langsung membawa makna apapun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/menikah-ustazah-celana-jeans_20170910_063957.jpg)