Kebakaran Kecil Tim Satgas Siap Atasi tapi Kalau Kebakaran Besar Ini yang Dilakukan Agar Cepat Padam
Beruntung api dapat dipadamkan berkat 2 unit helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumsel.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Hartati
Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Agung Dwipayana
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), memaksa satgas penanggulangan karhutla bekerja keras memadamkan si jago merah.
Terakhir, kebakaran lahan gambut seluas 5 hektar terjadi di dekat pabrik pengelolaan sawit PT Golden Oilindo Nusantara (GON) yang berlokasi di Jalan Lintas Palembang-Inderalaya Desa Sungai Rambutnya, Sabtu (2/9/2017) malam.
Beruntung api dapat dipadamkan berkat 2 unit helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumsel.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OI, Ahmad Syahroni, sejauh ini belum ada titik api terpantau, namun pihaknya mengaku siaga mengantisipasi terjadinya kebakaran.
"Alhamdullilah tidak ada titik api terpantau. Sejauh ini zero hostpot," kata Syahroni saat dihubungi via telepon, Minggu (3/9/2017).
Dilanjutkannya, keberadaan titik api terpantau oleh satelit.
Jika terjadi kebakaran, lanjutnya, tim satgas karhutla terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni dan BPBD segera meluncur ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api.
"Kebakaran skala kecil Insya Allah bisa ditangani tim satgas. Kalau kebakaran besar dan aksesnya sulit, kita koordinasikan dengan BNPB Sumsel agar mengerahkan helikopter untuk upaya water bombing," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/jumlah-titik-panas-meningkat-di-riau-warga-memadamkan-kebakaran-hutan_20160903_094316.jpg)