Antar Pesanan, Gerobak Bakso Tiba-tiba Berjalan Sendiri ke Tengah Jalan dan Terakam CCTV Bikin Heboh
Menurut kabar, si penjual sengaja meninggalkan gerobak bakso tersebut lantaran hendak mengantar pesanan bakso ke tempat pos polisi.
TRIBUNSUMSEL.COM - Sebuah kejadian tak terduga tertangkap kamera CCTV.
Sebuah gerobak bakso yang 'diparkir' di depan pos polisi tiba-tiba bergerak sendiri ke arah jalan raya.
Menurut kabar, si penjual sengaja meninggalkan gerobak bakso tersebut lantaran hendak mengantar pesanan bakso ke tempat pos polisi.
Peristiwa mengejutkan itu berhasil terekam kamera CCTV yang ada di Pos Polisi Wisata Pantai Bentar, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.
Awalnya gerobak bakso itu dalam keadaan posisi normal. Dari rekaman cuplikan video berdurasi 01.06 menit tersebut tidak ada tanda-tanda gerobak diterjang angin atau tersenggol orang.
Lalu lintas di jalan raya terlihat sepi, tidak banyak kendaraan yang melintas.
Namun pada detik ke 45, gerobak tersebut meluncur sendiri seperti ada yang mendorong ke arah jalan raya.
Tentunya tak ada siapa-siapa di sekitar gerobak bakso tersebut.
Lokasi Pos Polisi di Pantai Bentar tersebut hanya berjarak sekitar 50 meter dari tempat kejadian kecelakaan antara bus dengan truk yang menyebabkan 10 penumpang bus meninggal dunia belum lama ini.
Menurut kabar yang beredar, jalur pantura di sekitar Pantai Bentar seringkali terjadi peristiwa yang di luar nalar atau akal sehat.
Simak video singkatnya berikut ini.
Netizen di Youtube dibuat penasaran terkait keaslian video tersebut.
" itu real brader , soalnya gak ada yg dorong dan laju gerobaknya juga stabil ,stlah dikerjar pemiliknya baru gerobak dilepas sama makhluk astral trsebut
kalo kberatan beban pasti udah jatuh dr awal ,gapake jalan dulu .
ini fix demit penjaga daerah pantai bentar," Komentar Ditto Vinoraga.
"Saya orang probolinggo di bentar emang angker.sebelah timur pos polisi ada makam. Dpn pos polisi gunung bentar. Klw dulu yg angker tu di tikungn barat pos polisi ada pos untk berteduh," komentar bambang sudarmanto
"mungkin hantunya lapar," komentar Jadid Ardiansyah