Wow ! di Muratara ada Danau Biru, Tapi Pengunjung Malah Kecewa, Begini Kondisinya

Menurut Hengki, danau ini menarik untuk dilestarikan karena lokasinya yang strategis berada dekat dengan ibukota kabupaten.

Editor: Hartati
net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Siapa sangka setelah pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Muratara terdapat berbagai macam tempat wisata.

Diantaranya yakni goa Napalicin, air terjun Ulu Tiku dan Danau Rayo.

Namun di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara terdapat sebuah danau yang memiliki nama cukup unik yakni Danau Biru.

Pantauan Tribunsumsel.com, Kamis (20/7/2017) tampat danau yang luas tersebut tidak terawat bahkan di sekitar danau banyak ditumbuhi rumput liar sehingga menutupi sebagian lokasi danaunya.

Ada pula seorang warga dengan perahu di atas danau sedang mencari ikan.

Kepala Desa (Kades) Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratata, Hengki Basyip mengatakan danau ini sudah terbentuk oleh alam sejak tempat ini dijadikan desa.

"Sebenarnya nama danau ini bukan Danau Biru, yakni Danau Tanjung Kotong, karena warga desa yang kreatif untuk menarik perhatian pemerintah agar dibangun sehingga diubah menjadi Danau Biru," kata Hengki Basyip, saat dibincangi di lokasi danau tersebut.

Dikatakannya, nama Danau Biru sendiri diambil dari singkatan nama desa yakni Bingin Rupit (Biru).

Menurut Hengki, danau ini menarik untuk dilestarikan karena lokasinya yang strategis berada dekat dengan ibukota kabupaten.

Beginilah kondisi danau Biru di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.
Beginilah kondisi danau Biru di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. (Tribunsumsel.com/Farlin Addian)

"Pernah ado yang berkunjung ke sini ingin mandi karena mendengar namanya danau biru tapi malah kecewa karena airnya tidak biru," cetusnya.

Ditambahkannya, luas lahan danau ini sekitar 1 hektar dengan kedalaman sekira dua meter.

"Dulu kedalaman danau ini lebih dari dua meter akibat faktor alam jadi dangkal dan sekitar danau tidak terawat juga banyak ditumbuhi rerumputan hingga menutupi sebagian danau," ujarnya.

Sementara, Zili warga setempat mengatakan kalau danau ini dikelolah oleh pemerintah sangat bagus dan rerumputan disekitar danau dibersihkan makan terlihat lebih luas.

"Kita pernah mengusulkan kepada kades supaya dikelolah menggunakan Dana Desa (DD) tapi tidak bisa kata pak kades," katanya.

Sedangkan, Azizah warga Kelurahan Muara Rupit, juga mengatakan dia pernahmengunjungi danau tersebut bersama keluarga.

"Lokasi danaunya tidak terawat karena di pinggir banyak ditumbuhi rumput liar," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved