Dia Banting Tulang Hidupi Pacar! Tapi Malah Ditinggal Nikah dengan Pria Kaya
Di dalam kelas kami duduk semeja. Karena kegigihanku mengejarnya, akhirnya dia bersedia menjadi
TRIBUNSUMSEL.COM-Namanya Chen Hong, ketua kelas saya. Dia cantik, prestasi di sekolah sangat bagus. Nada bicaranya halus dan lembut.
Di dalam kelas kami duduk semeja. Karena kegigihanku mengejarnya, akhirnya dia bersedia menjadi pacarku.
Setelah mengawali cinta yang naif, Chen Hong dengan tegas mengatakan kepadaku agar jangan sepanjang hari mencarinya, karena masih harus belajar.
Kita perlu saling mendukung dan membangkitkan semangat masing-masing, berusaha lulus dengan sebaik mungkin dan bisa diterima di universitas bergengsi.
Berbekal dengan tekad yang sama, kami pun berhasil melewatinya dengan hasil ujian yang manis.
Sayangnya, saya hanya diterima di akademi, sedangkan Chen Hong bisa masuk di universitas bergengsi.
Tapi kondisi ekonomi keluarganya tidak terlalu bagus, ditambah lagi dengan orangtuanya yang lebih mengutamakan anak laki-laki daripada perempuan.
Orangtuanya tiak bersedia membiayai kuliahnya, menyuruhnya tidak usah kuliah, langsung cari kerja saja.
Melihatnya selalu murung sepanjang hari, aku pun bilang kepadanya, “Kamu kuliah saja, kan masih ada aku, aku juga tidak mau melanjutkan di akademi, jadi, aku akan cari kerja dan membiayai kuliahmu.”
Awalnya dia menolak, karena aku tetap bersikeras menyuruhnya kuliah, akhirnya ia pun kuliah di universitas bergengsi itu.
Sementara aku pun mengawali karier hidupku dengan bekerja di sebuah pabrik.
Demi membiayai kuliahnya, setiap bulan aku menyisakan uang untuk biaya hidupku sehari-hari, selebihnya aku serahkan kepadanya.
Singkat cerita , setelah empat tahun kemudian, pacarku pun menyelesaikan kuliahnya.
Selama empat tahun itu, karena ingin berhemat, aku pun jarang menemuinya. Kami bertemu pada saat hari raya nasional, sehari-hari kami hanya mengadakan kontak via telepon.
Tak lama setelah lulus dia akhirnya mendapat pekerjaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/patah-hati_20170719_075003.jpg)