Subhanallah, Meski Kakinya Patah Ibu Ini Tetap Tenang Menyusui Anaknya
Kisah nyata ini memperlihatkan kehebatan seorang ibu. Ia dan suaminya mengalami kecelakaan di jalanan sebuah
Kemudian Allah Subhanallahu wa Ta’ala menguatkannya dengan banyak tali ikatan (ligamentum) yang saling menopang laksana jembatan gantung.
Sehingga walaupun tidak menempel dinding tubuh tetapi tetap kokoh dari segala sisi.
Posisinya yang sedikit condong ke depan (anteflexi) dan membentuk sudut terbuka dengan vagina (anteversi) mampu mencegah rahim turun dan keluar (prolapsus uteri) serta dapat terlindung dari keguguran.
Kokoh dan Strategis Secara Fisiologis
Proteksi terhadap rahim benar-benar sejalan dengan fungsinya yakni tempat janin berada, tumbuh dan berkembang.
Tekanan pada rongga perut akibat kontraksi otot diafragma dan otot dinding perut akan mendorong rahim ke arah bawah dan pada sisi yang berkebalikan juga ada tekanan ke atas akibat kontraksi otot bagian bawah.
Akibat perimbangan tekanan ini menjadikan rahim tetap berada di tempatnya.
Akibat tekanan tulang paha dari bawah dan berat tubuh dari atas menjadikan rahim bisa sesuai dengan bentuk janin, dan ketika melahirkan bisa keluar dengan selamat ke dunia.
Adanya hormon progesteron menjadikan otot rahim tetap tenang dan tidak mengalami kontraksi yang keras sebagai akibat dari hormon estrogen.
Progesteron sekaligus memproteksi rahim sehingga tidak menolak kehadiran janin, khususnya pada bulan-bulan awal kehamilan. Wallahu a’lam bish-shawab.
Subhanallah, begitu mulianya Allah menciptakan wanita ,dan setiap anak yang dilahirkan dari rahim ibunya, maasih maukah kita membantah dan menyakiti ibu kita.
Berkat rahim dalam ibu kita jugalah selama dalam rahim kita tetap terjaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/viral_20170710_111829.jpg)