VIDEO: Halte Bus TransMusi Ancam Nyawa Penumpang

Tidak hanya lobang, tumpukan sampah di belakang halte pun menggunung, hasil buangan dari pedagang kaki lima di tempat tersebut.

Laporan wartawan TribunSumsel.Com, Iswahyudi

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kondisi halte bus Trans Musi di Kota Palembang memprihatinkan. Hampir sebagian halte rusak parah dan tidak lagi nyaman bagi penumpang.

Pantauan TribunSumsel.Com yang melihat kondisi halte bus Trans Musi dari sepanjang KM 12 hingga KM 5, Rabu (31/5/2017), ada beberapa titik halte yang kondisinya tidak layak disebut halte karena rusak parah.

Seperti di Halte Simpang Kades A. Halte ini memiliki lobang yang menganga di lantainya yang langsung ke arah parit di bawahnya. Sehingga bisa membahayakan nyawa penumpang atau siapapun yang menunggu di halte tersebut.

BERLOBANG - Kondisi halte bus TransMusi di Simpang Kades A yang lantai besinya berlubang karena keropos. Tidak hanya itu saja, ada banyak sampah yang menumpuk di belakang halte. Foto diambil Selasa (31/5/2017) siang.
BERLOBANG - Kondisi halte bus TransMusi di Simpang Kades A yang lantai besinya berlubang karena keropos. Tidak hanya itu saja, ada banyak sampah yang menumpuk di belakang halte. Foto diambil Selasa (31/5/2017) siang. (TRIBUNSUMSEL.COM/ISWAHYUDI)

Tidak hanya lobang, tumpukan sampah di belakang halte pun menggunung, hasil buangan dari pedagang kaki lima di tempat tersebut.

Lalu di Halte Sembaja A, kondisi lantainya yang keramik berlubang dan pecah. Di sini malah dijadikan tempat pembuangan sampah sehingga mengganggu kenyamanan penumpang dan orang yang melintas.

Kondisi halte yang parah juga terlihat di Halte Perindustrian. Di sini lobangnya lebih besar dan langsung mengarah ke parit. Tidak hanya itu saja, atapnya juga banyak yang lepas.

BERLOBANG - Kondisi halte bus TransMusi di  Halte Perindustrian yang lantai besinya berlubang karena keropos. Tidak hanya itu saja, atap halte juga banyak lepas. Foto diambil Selasa (31/5/2017) siang.
BERLOBANG - Kondisi halte bus TransMusi di Halte Perindustrian yang lantai besinya berlubang karena keropos. Tidak hanya itu saja, atap halte juga banyak lepas. Foto diambil Selasa (31/5/2017) siang. (TRIBUNSUMSEL.COM/ISWAHYUDI)

Hampir seluruh halte yang dipantau kondisinya sangat memprihatinkan. Dulu halte Trans Musi punya pintu dan seluruhnya ditutup kaca, sehingga bisa terhindar dari hujan dan cukup sejuk dari terik matahari.

Tapi sekarang, bisa dipastikan tidak bisa jadi tempat berteduh, karena akan basah saat hujan dikarenakan kaca dinding pecah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved