Busyet, Segini Honor yang Diterima Penari Telanjang di Pesta Gay Kelapa Gading

Aparat Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara menggerebek ruko yang berada di bilangan Kelapa Gading, Minggu (21/5/2017) malam. Penggerebekan dilakuk

ISTIMEWA
Sejumlah pesta seks homoseksual bertajuk The Wild One saat diamankan petugas Polres Metro Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017) sekitar pukul 19.30 WB. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Aparat Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara menggerebek ruko yang berada di bilangan Kelapa Gading, Minggu (21/5/2017) malam.

Penggerebekan dilakukan lantaran ruko tersebut diduga menjadi tempat pesta seks kaum homoseksual.

Benar saja, dari hasil penggerebekkan, 141 lelaki gay peserta pesta berjatuk "The Wild One" diringkus dari lokasi tersebut.

Mereka adalah kaum homoseksual yang tengah berpesta.

Tak tanggung-tanggung, dalam acara pesta gay itu juga disajikan pertunjukkan tarian telanjang oleh empat lelaki.

Satu diantara empat lelaki tersebut ternyata berstatus sebagai mahasiswa perguruan tinggi swasta di kawasan Ciledug, Tangerang.

Sebagaimana dikutip dari Warta Kota, mahasiswa tersebut berusia sekitar 20 tahun.

Saat polisi tiba di lokasi, ratusan pria gay tersebut ternyata tengah menikmati aksi tarian bugil.

Sementara itu, saat mereka rela jadi tontonan, sebenarnya berapa bayaran yang diterima para penari striptis tersebut?

Ternyata honor yang diberikan untuk para penari tersebut tak tanggung-tanggung.

Tim Operasional Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 144 pria gay di Ruko PT AJ kompleks Ruko Kokan Permata Blok B 15-16, Kelurahan Kelapa Gading Barat RT 15/03, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017).
Tim Operasional Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 144 pria gay di Ruko PT AJ kompleks Ruko Kokan Permata Blok B 15-16, Kelurahan Kelapa Gading Barat RT 15/03, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017). (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi, penari striptis di ruko yang dijadikan tempat fitnes dan spa ini, dibayar hingga Rp 1,4 juta.

Hal ini lantaran pesta seks tersebut sudah berjalan sekitar tiga tahun.

"Kalau senior dan sudah sering tampil striptis di ruko itu dibayar Rp 1,4 juta. Sementara, jika masih junior gitu ya, sekitaran Rp 700 ribu-Rp 1 jutaan. Sebab, praktik seks sesama jenis ini sudah berjalan tiga tahunan," jelas Nasriadi di Polres Metro Jakarta Utara, sebagaimana dikutip dari Warta Kota.

Ditambahkan Nasriadi, tempat tersebut memang sering menggelar pesta seks.

Operasional tempat itu juga sudah berlangsung selama tiga tahun belakangan.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved