Gara-gara Fitnah Ini, Presiden Jokowi Diminta Tes DNA

Menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) tak lepas dari sorotan, kritik, pujian hingga fitnah.

Facebook
Jokowi dan Kaesang 

TRIBUNSUMSEL.COM-Menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) tak lepas dari sorotan, kritik, pujian hingga fitnah.

Beragam sorotan terhadap Jokowi tersebut gencar beredar di media sosial.

Hal ini bermula saat Jokowi mencalonkan diri sebagai calon presiden di Pilpres 2014 silam.

Saat itu, banyak yang mengatakan jika Jokowi adalah keturunan Cina.

Bahkan ada yang mengatakan jika Jokowi adalah antek dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

Isu tersebut sempat membuat Jokowi jengkel hingga akhirnya buka suara.

Isu tersebut ditepis dan dibantah oleh Jokowi serta dianggap sebagai penghinaan besar terhadap dirinya dan keluarga.

"Ini penghinaan besar bagi saya pribadi, masuk ke orangtua dan keluarga juga," ujar Jokowi di Holiday Inn, Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7/2014), dikutip dari Tribunnews.com.

"Sebenarnya kami kurang sabar apa sih? Kurang sabar apa? Sejak awal pertama kita diamkan, malah lama-lama menuduh PKI," imbuhnya.

Namun isu tersebut masih saja santer terdengar hingga sekarang.

Bahkan seorang warganet meminta Jokowi untuk melakukan satu pembuktian lewat tes DNA.

Warganet tersebut bernama Mahendra Gunawan, pengguna media sosial Twitter.

"Timbul Fitnah jika tk ada Bukti, maka kalo Pak @jokowi tdk ingin ada lagi Opini Bhw anda Adalah PKI, Tes DNA lah. Anda Gentle jika berani !" tulisnya di Twitter.

Kicauan Mahendra tersebut lantas mendapat respons dari warganet pengguna Twitter.

Banyak warganet yang gagal paham atas kicauan tersebut.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved