7 Pasangan Ini Buktikan Jika Cinta Tak Mengenal Fisik dan Usia
Sering kali kita mendengar orang mengatakan 'cinta itu buta' tapi benarkah cinta itu buta?. Ungkapan ini ternyata bukanlah mitos semata-mata yang dira
Penulis: Kharisma Tri Saputra |
TRIBUNSUMSEL.COM - Sering kali kita mendengar orang mengatakan 'cinta itu buta' tapi benarkah cinta itu buta?
Ungkapan ini ternyata bukanlah mitos semata-mata yang dirancang untuk mereka yang putus cinta sebaliknya cinta itu buta memang ada di dalam kehidupan kita.
Kadang cinta tak memandang fisik dan status.
Meskipun ia mempunyai kekurangan dibanding manusia normal, ternyata tetap ada seseorang yang mencintainya.
Tujuh pasangan ini membuktikan bahwa jangan meremehkan kekurangan seseorang itu.
1. Grigory Prutov dan Anna
Grigory Prutov merupakan pria yang memiliki masalah kesehatan Spinal Muscular atrophy.
Hal ini membuat fisiknya tidak tumbuh dengan normal.
Kisah Grigory mencuri perhatian gadis dari Kazakhstan, Anna.
Dia merasa jika pria yang dikenalnya lewat chatting itu adalah orang terbaik yang pernah dia kenal.
Tak butuh lama keduanya jatuh cinta.
Meski tahu kondisi sang kekasih yang mengalami kelumpuhan, tak membuat Anna melepaskan tekadnya.
Dia malah langsung melakukan perjalanan dari Kazakhstan menuju Rusia sejauh 3.000 km hanya untuk bertemu.
2. Sofian Loho Dandel dan Martha Potu
Sofian Loho Dandel (28), warga Pulau Mantehage, Minahasa Utara, tak menyangka jodohnya adalah Martha Potu yang telah berusia 82 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pernikahan-unik_20170430_092026.jpg)