FJKS Gelar Bincang Asik Tentang Kartini Peletak Dasar Pemikiran Modern di Indonesia
Karena peringatan hari Kartini sebagai simbol emansipasi kaum hawa ini sehingga patut bagi wanita untuk memperingatinya dengan berbagai macam.
Penulis: Sri Hidayatun |
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Sri Hidayatun
TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Semarak kemeriahan peringatan hari kartini yang jatuh 21 April setiap tahunnya menjadi momen penting bagi wanita di Indonesia.
Karena peringatan hari Kartini sebagai simbol emansipasi kaum hawa ini sehingga patut bagi wanita untuk memperingatinya dengan berbagai macam.
Seperti kegiatan yang dilakukan Forum Jurnalis Kartini Sumsel (FJKS) bekerjasama dengan RRI Palembang yang mengelar bincang asik dan santai dalam rangka memperingati hari Kartini yang berlangsung di Hotel Paradise, Kamis (20/4/2017) dengan tema "Meningkatkan eksitensi perempuan dalam keluarga dan masyarakat".
Dalam acara tersebut hadir dalam sebagai pembicara tiga wanita cantik yakni Wakil Ketua BKOW Sumsel, Asmawati, Pimpinan Redaksi Tribun Sumsel, Wenny Ramdiastuty dan Ketua Gerakan Perempuan Anti Korupsi Sumsel, Yanti Muchtar serta dipandu langsung oleh pembaca acara yakni Lidia Wulansari.
Wenny mengatakan dalam peringatan hari Kartini yang masih melekat dalam pemikiran banyak orang yakni parade kebaya dan parade konde.
"Banyak orang lupa kalau Kartini itu adalah peletak dasar pemikiran modern di Indonesia," ujarnya.
Senada kata Yanti Muchtar, figur Kartini merupakan sosok panutan bagi wanita Indonesia hingga akhir zaman.
Bagi Asmawati, sosok seorang Kartini adalah sosok wanita hebat yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.