Pacar Menolak Dicium dan Minta Putus tapi Malah Dipaksa, Mahasiswa Ini Akhirnya Menyesal
Yan tidak dapat berkutik dan mengelak lagi ketika digiring polisi ke Mapolda Sumsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ingin meminta ciuman kepada sang pacar namun ditolak, membuat Yan Aldi Eka Putra (21) menampar dan mencekik sebut saja Bunga (21).
Akibatnya, mahasiswa Unsri jurusan Teknik Energi semester 6 ini harus menyesal dengan tindakan yang dilakukan setelah dilaporkan sang pacar kepada orangtuanya yang ternyata anggota Tentara.
Ia langsung dilaporkan dan ditangkap Subdit III Jatanras Polda Sumsel karena tindakannya yang telah melakukan penganiayaan terhadap Bunga.
Yan tidak dapat berkutik dan mengelak lagi ketika digiring polisi ke Mapolda Sumsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya itu cuma mau minta ciuman sama dia, tetapi dia tidak mau. Terus merayu tetapi tetap tidak mau juga, akhirnya kesal dan memaksa dia. Karena tidak mau, saya menjadi kesal dan menampar serta mencekiknya," ujar warga Jalan Lintas Timur KM 35 Indralaya ini hanya bisa tertunduk lesu, Sabtu (25/3/2017).
Tindakan penganiayaan yang dilakukan Yan untuk memaksa meminta ciuman dari sang pacar, membuat Bunga berteriak.
Teriakan Bunga inilah yang membuat Yan akhirnya melakukan penganiayaan terhadap Bunga.
Yan tidak mengetahui, bila Bunga merupakan anak seorang tentara.
Kejadian yang dialami Bunga, langsung dilaporkan kepada sang bapak.
Dari laporan itu, sang bapak melaporkannya ke polisi hingga akhirnya Yan langsung diamankan.
"Saya khilaf menganiaya dia. Saya hanya ingin mencium keningnya, tetapu dia berteriak. Takut di dengar tetangga, jadi saya menganiayaannya," pungkasnya.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Hans Rahmatulloh menuturkan, peristiwa menganiayaan tersebut terjadi di kosan korban yang berada di kawasan Bukit Besar Palembang.
"Usai menganiaya korban, seperti biasa tersangka pergi ke kampus untuk kuliah. Setelah kami mendapatkan laporan dari orangtua korban, tersangka langsung kami amankan," ujarnya.
Berdasarkan keterangan korban, ternyata si korban tidak mau lagi berpacaran dengan tersangka.
Namun, tersangka tidak menerima bila akan diputuskan korban sehingga melakukan tindak kekerasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/aniaya-pacar-anak-tentara_20170325_161115.jpg)