Potensi Zakat Sumsel Capai Rp 2,3 Triliun

Sumatera Selatan (Sumsel) memiliki potensi yang besar dalam pencapaian hasil zakat.

Penulis: Slamet Teguh Rahayu | Editor: Muhamad Edward
(TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI)
Pengukuhan pengurus Forum Zakat (FOZ) wilayah Sumsel di Auditorium Musi Diklat PT Pusri Palembang, Selasa (7/3/2017). FOZ merupakan asosiasi lembaga pengelola zakat yang berfungsi sebagai wadah berhimpunnya Badan Amil Zakat (BAZ) dan lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sumatera Selatan (Sumsel) memiliki potensi yang besar dalam pencapaian hasil zakat.

Menurut data yang dikeluarkan Forum Zakat Wilayah (Foz Wil) Sumsel.

Sumsel memiliki potensi zakat yang mencapai Rp 2,3 Triliun pertahunnya, jika masyarakat yang wajib membayar zakat, menyalurkan zakatnya.

Meski memiliki potensi yang cukup besar, namun nyatanya pencapaian total di Sumsel hanya sekitar Rp 50 Miliar atau hanya 2 persen dari potensi zakat di Sumsel.

"Artinya ini adalah sebuah tantangan, bagaimana meyakinkan dan menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat untuk membayar zakat,"

"Karena dalam ajaran agama, membayar zakat ini adalah sebuah kewajiban," ujar Ketua Foz wil Sumsel, ‎Kusworo Nursidik dalam kegiatan Rapat kerja wilayah I dan pengukuhan pengurus Foz Wil Sumsel yang digelar di auditorium musi diklat PT Pusri, Selasa (7/3/2017).

Menurut Kusworo, zakat ini sangat memberikan manfaat seluas-luasnya kepada umat.

Jika seluruh potensi zakat di Sumsel ini dapat dihimpun, tidak akan diperlukan lagi kegiatan pengetasan kemiskinan, karena masyarakat sudah bisa disejahterakan melalui hasil zakat ini.

"Untuk itulah, kita akan lakukan beberapa langkah, yakni melakukan gerakan secara masif, membidik segmen corporate, dan memperluas akses wilayah," tegasnya.‎

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved