Netanyahu Sulut Kemarahan Warga Meksiko, Presiden Israel Turun Tangan Minta Maaf

Netanyahu sebelumnya mengesampingkan permintaan Meksiko agar dia meminta maaf dan memberi penjelasan atas pernyataannya itu.

Tayang:
Editor: Hartati
AP
PM Israel Benjamin Netanyahu 

Seperti yang diberitakan, Presiden Trump mewujudkan janji kampanyenya untuk membangun tembok antara AS-Meksiko.

Dia meyakini, tembok itu akan menghambat masuknya imigran ilegal. Di sisi lain, dia menekan Pemerintah Meksiko untuk membayar biaya pembangunan tembok tersebut.

Tuntutan ini memicu ketegangan antara kedua negara.

Bahkan, setelah Nieto kembali menyatakan penolakannya untuk membayar, Trump menerapkan kenaikan pajak ekspor bagi Meksiko.

Trump menandatangani perintah eksekutif pembangunan tembok tersebut pekan lalu.

Sementara, Netanyahu mengatakan, komentar di akun Twitter-nya merujuk kepada pujian Trump terhadap pembangunan pagar di Isreal.

Israel mendirikan pembatas dengan Mesir, berupa pagar yang dilengkapi sensor elektronik.

Hal itu efektif mengurangi laju imigran dari Afrika. 

"Saya merujuk kepada suksesnya Israel membangun pagar. Namun saya tidak mengomentari hubungan antara Meksiko dan AS," ungkap Netanyahu.

"Kami memiliki dan akan terus melanjutkan hubungan yang baik dengan Meksiko," sambung dia.

Netanyahu menyampaikan pandangannya itu dalam bahasa Inggris, saat konferensi keamanan siber di Tel Aviv, Selasa.

Sumber: Kompas
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved