Empat Peraturan Daerah Prabumulih Disahkan
Sebelum dilakukan pengesahan, paripurna dilakukan dengan penyampaian hasil pansus I yang dibacakan Feri Alwi dan Idham Tergun
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Setelah melakukan pembahasan cukup lama, akhirnya empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan pemerintah kota Prabumulih disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih, Senin (30/1/2017).
Raperda disahkan DPRD Prabumulih dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua I, HM Daud Rotasi, Ketua DPRD, Ahmad Palo SE, Wakil Ketua, H Erwadi dan dihadiri Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, Wawako, H Andriansyah Fikri SH dan seluruh anggota dewan dan kepala UPTD pemkot Prabumulih.
Adapun empat raperda yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih antara lain, Perda pemberantasan maksiat di Prabumulih, Perda kawasan tanpa asap rokok, Perda Pembinaan anak jalanan, gelandangan dan pengemis di Prabumulih dan Perda pemakaman atau pengabuan jenazah.
Sebelum dilakukan pengesahan, paripurna dilakukan dengan penyampaian hasil pansus I yang dibacakan Feri Alwi dan Idham Tergun serta pansus II dibacakan oleh Deliani Spd.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/paripurna-dprd-prabumulih_20170130_141900.jpg)