Institut Olahraga Indonesia Pertama Ada di Sumsel

Ditemani Kadispora Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo, tim Kemenristek dipaparkan denah dan bagan master plan gedung.

Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/SIEMEN MARTIN
Direktur Pengembangan dan Kelembagaan Kemenristek Dikti, Ridwan bersama Kasubdit Pengembangan Sudarsono dan tim ahli sari Unair, Cici meninjau lokasi gedung IOI yang berada di depan venue volly pantai, Selasa (24/1/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tindak lanjut sebagai prestasi telah berhasil menjadi tuan rumah Sea Games 2011 dan ISG 2013 lalu, membuat Sumatera Selatan dipilih untuk memiliki Institut Olahraga Indonesia (IOI) pertama kalinya di Indonesia.

Kini hanya menunggu hasil dari tim Kementerian Riset dan Teknologi setelah meninjau langsung lokasi dan gedung perkuliahan yang berada di kompleks Jakabaring Sport City.

"Hasil dari meninjau ini langsung dilaporkan ke pak Menteri, apalagi pukul 15.00 nanti akan ada rapat terbatas dengan Presiden, hasilnya apakah disetujui kita tunggu," jelas Direktur Pengembangan dan Kelembagaan Kemenristek Dikti, Ridwan, Selasa (24/1/2017).

Ridwan yang datang bersama Kasubdit Pengembangan Sudarsono dan tim ahli sari Unair, Cici meninjau lokasi gedung IOI yang berada di depan venue volly pantai sekitar pukul 13.30.

Ditemani Kadispora Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo, tim Kemenristek dipaparkan denah dan bagan master plan gedung.

Menurut Ridwan, Sumsel sudah memiliki kans untuk memiliki IOI namun harus memerhatikan untuk jurusan lebih kepada pengembangan olahraga prestasi.

"Kalau sains sudah ada Unsri, jadi adanya IOI harus efektif, yang harus diperhatikan juga nanti untuk mencari dosen," terangnya.

Diakui dengan memiliki keunggulan area kampus yang dikelilingi venue berstandar internasional bisa memudahkan mahasiswa dalam menyerap ilmu.

"Kalau lahan okelah, ini juga nanti harus dirubah bentuknya apalagi rencana gedung ini untuk rusunawa, jadi harus disesuaikan dengan konsep kampus," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dispora Sumsel Akhmad Yusuf Wibowo menjelaskan, bahwa masterplan pembangunan IOI sudah dirancang dari tahun 2012.

Bahkan untuk membangun IOI ini pihaknya telah mengirimkan surat sebanyak empat kali ke Kemenristek, Kemenpora serta dua kali ke Presiden untuk menindaklanjuti dibukanya institut olahraga.

"Yang membuat masterplan ini adalah Prof Bambang Sujiono dari UNJ, bahkan rencananya beberapa jurusan dan prodi sudah direncanakan seperti Jurusan ilmu keolahragaan dan sport medicine," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved