Bandit Pecah Kaca Bawa Kabur Uang Kades Mekar Jaya Rp 50 juta Raib

Lantaran curiga dengan apa yang dilakukan lelaki tersebut, Jonoto kemudian langsung mendekati laki-laki tersebut.

Penulis: Edison | Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Mobil Pajero milik Jonoto ketika terparkir di depan rumah makan Pempek Candy dalam keadaan kaca samping kiri tengah mobil pecah, Senin (16/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Aksi bandit pecah kaca kembali terjadi di kota Prabumulih.

Kali ini sebuah mobil Mitsubishi Pajero sport hitam dengan nomor polisi BG 1163 CF milik Jonoto bin Kodri (48) warga Desa Mekar Jaya RT 6 RW 02 Kecamatan Lubai Kabupaten Muaraenim, menjadi korban kawanan bandit pecah kaca.

Kawanan bandit melakukan aksinya dengan memecahkan kaca tengah bagian samping kiri mobil Pajero sport milik Kepala Desa Mekar Jaya tersebut.

Akibatnya, uang tunai milik Kepala Desa tersebut yang baru diambil dari sebuah bank di Prabumulih yakni sebesar Rp 50 juta di dalam tas sandang di bangku tengah mobil raib dicuri kawanan bandit.

Aksi kawanan bandit pecah kaca itu sendiri terjadi di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Pempek Candy Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, Senin (16/1/2017) sekitar pukul 13.15.

Informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, perstiwa bandit pecah kaca bermula ketika korban Jonoto bersama istrinya Kartini ke kota Prabumulih untuk mengambil sejumlah uang di satu diantara bank di bumi seinggok sepemunyian.

Pasangan suami istri itu kemudian mengambil uang sebanyak Rp 50 juta diduga untuk keperluan berdangang sang istri korban.

Uang yang diambil di bank kemudian dimasukkan ke dalam tas selempang hitam lalu keluar bank dan masuk ke mobil Pajero kesyangannya.

Setelah mengambil uang korban dan istrinya kemudian mencari makanan lantaran hari sudah siang.

Keduanya lalu mampir di Rumah Makan Pempek Candy.

Setelah tiba di rumah makan pempek Candy, korban dan istrinya langsung turun dari mobil lalu menutup pintu serta dengan memperhatikan tukang parkir keduanya masuk ke dalam rumah makan.

Ketika keduanya telah duduk dan memesan makanan, seorang laki-laki diduga pelaku pecah kaca terlihat mendekati mobil korban.

Lantaran curiga dengan apa yang dilakukan lelaki tersebut, Jonoto kemudian langsung mendekati laki-laki tersebut.

Namun ketika korban hendak mendekati, tiba-tiba pria tak dikenal itu langsung memecahkan kaca mobil dengan kuat dan langsung mengambil tas selempang warna hitam milik korban berisi uang sebesar Rp 50 juta di kursi tengah mobil.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved