Akhir Tahun, Penggunaan Data XL Melonjak 180 Persen

Jaringan tulang punggung Fiber Optic milik XL mencapai lebih dari 40 ribu km, yang menghubungkan hampir semua pulau besar di Indonesia.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Hartati
istimewa

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,- Jaringan PT XL Axiata Tbk berhasil menopang kenaikan trafik sepanjang libur panjang akhir tahun, termasuk ketika malam pergantian tahun.

Seperti sudah diprediksi sebelumnya, masyarakat luas memanfaatkan media sosial untuk mengabadikan dan membagi pengalaman berlibur mereka.

Trafik layanan Data XL rata-rata sejak mulai libur panjang 19 - Desember 2016 - 1 Januari 2017 meningkat hingga 180 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu mencapai lebih dari 2.500 TB per hari di malam pergantian tahun ini.

Direktur/Chief Service Management Officer XL Yessie D Yosetya mengatakan, semua jenis layanan mengalami kenaikan trafik, terutama akses ke layanan Data dan SMS.

"Puncaknya di malam pergantian tahun di mana trafik Data meningkat mencapai 15 persen dan SMS meningkat 35 persen dibandingkan hari biasa. Bagi kami, berapapun kenaikan trafik, yang paling penting, kualitas layanan mampu kami jaga sehingga masyarakat mendapatkan manfaat maksimal selama mengisi liburannya," katanya dalam rilis ke Tribun Sumsel.com.

Yessie menambahkan, sejak awal tahun kapasitas jaringan XL telah ditingkatkan hingga 3 kali lipat khususnya untuk menampung lonjakan trafik di periode tertentu.

Selain itu, XL juga menerapkan teknologi jaringan termutakhir yang mampu secara singkat dan fleksibel menambah atau mengurangi kapasitas di suatu lokasi.

Teknologi tersebut terbukti mampu mendukung upaya XL menjaga kualitas jaringan di saat terjadi lonjakan trafik setiap kali tiba masa liburan panjang dan hari besar.

Peningkatan penggunaan layanan Data sepanjang libur panjang akhir tahun, antara lain ditunjukkan dengan meningkatnya akses pada beberapa layanan media sosial terpopuler.

Melalui media sosial, masyarakat mengunduh dan mengunggah berbagai materi, baik tulisan, foto, lagu, dan video.

Akses ke media sosial rata-rata meningkat sebanyak 60 persen.

Sementara itu, untuk akses ke layanan video naik sekitar 21 persen.

Intensitas masyarakat dalam menggunakan sejumlah aplikasi pengirim pesan, seperti WhatsApp, BlackBerry Messenger, dan Telegram, juga meningkat.

Dilihat secara lokasi, kenaikan trafik layanan terjadi terutama wilayah tujuan wisata, terutama di Pulau Jawa, di hampir semua provinsi.

Kota-kota yang terlihat menjadi tempat kenaikan trafik antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved