Otomotif Berharap Imbas dari Membaiknya Harga Komoditi
Mulai membaiknya harga komoditi tersebut diharapkan berimbas pada pasar otomotif yang selama ini pasar industri otomotif sedikit merosot.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Harga sejumlah komoditas hasil perkebunan di Sumsel perlahan-lahan mulai membaik, meski jauh dibawah masa keemasannya. Tren kenaikan harga seperti karet terus terjadi, dan diyakini akan terus berlanjut pada 2017 ini.
Mulai membaiknya harga komoditi tersebut diharapkan berimbas pada pasar otomotif yang selama ini pasar industri otomotif sedikit merosot.
Hal ini diungkapkan pimpinan Astra Daihatsu Palembang Fadil, menurutnya ada tren harga karet naik, disambut positif pihaknya.
"Kita berharap industri otomotif bergairah lagi, dengan membaiknya harga karet dunia saat ini," katanya.
Diterangkan Fadil, tren kebaikan karet dan berbagai kebijakan pemerintah salah satunya tax amnesty (pengampunan pajak) mampu mendorong pasar, khususnya di segmen kendaraan niaga.
"Selama harga komoditi anjlok, segment niaga yang ikut terasa imbasnya, dan pada 2017 ini kita berharap niaga dapat tumbuh kembali, disamping kendaraan pribadi" harapnya.
Dilanjutkan Fadil, dengan mayoritas penghasilan Sumsel dari lahan pertanian, ia meyakini ekonomi yang ada juga akan bergerak normal bagi beberapa sektor yang ada
”Harga komoditi juga cukup baik, permintaan meningkat. Ada efek domino dari semua perbaikan ini, terutama nanti di sektor consumer goods. Peremajaan kendaraan para pengusaha juga mulai dilakukan,” pungkas pria yang biasa disapa babe ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pameran-mobil_20161020_144316.jpg)