Natal 2016
Amankan Gereja Saat Natal, Begini Banyaknya Anggota Polisi yang Dipersiapkan
"Pengamanan dilakukan di gereja-gereja, pusat keramaian dan meningkatkan patroli. Seperti biasa, prosedur juga akan dilakukan untuk tempat-tempat
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Guna memberikan keamanan dan kehikmatan bagi umat kristiani untuk menjalankan Misa Natal, Polda Sumsel akan memperketat akses masuk ke geraja.
Tak hanya mempersiapkan anggota dengan bersenjata lengkap, tetapi juga menyiapkan pintu metal detektor di akses masuk gereja.
Hal ini, bisa mempermudah dalam melakukan pemeriksaan
Selain itu, Polda Sumsel juga menyiagakan sebanyak 1.232 personel demi keamanan Natal dan Tahun Baru di Sumsel.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto menuturkan 1.232 personil diterjunkan untuk mengamankan Natal dana Tahun Baru merupakan personil yang dilibatkan secara langsung untuk melakukan pengamanan.
Akan tetapi, untuk personel yang melakukan tugas sehari-hari dengan jumlah hampir 1/3 kekuatan Polda Sumsel atau sekitar 4.800, juga dilibatkan membantu pengamanan Natal dan Tahun Baru dengan sandi Operasi Lilin Musi 2016 yang dimulai sejak tanggal 22 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017.
"Pengamanan dilakukan di gereja-gereja, pusat keramaian dan meningkatkan patroli. Seperti biasa, prosedur juga akan dilakukan untuk tempat-tempat ibadah sebelum masuk. Bahkan, untuk malam pergantian tahun baru, kami akan melakukan pengaman secara total," katanya usai gelar pasukan di halaman Mapolda Sumsel, Kamis (22/12/2016).
Sedangkan Kapolresta Palembang, AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono menuturkan, pengamanan Natal dan tahu baru di wilayah Palembang akan mengerahkan sebanyak 381 personel kepolisian.
"Untuk di Kota Palembang, terdapat 78 Gereja yang akan dilakukan pengamanan. Selain itu dalam pengamanan Natal dan tahun baru, tempat wisata, mal dan tempat-tempat yang dijadikan titik kumpul dan keramaian di Kota Palembang juga dilakukan pengamanan," katanya.