Petani Lebih Mudah Menggarap Lahan dengan Bantuan Alat Pertanian
Penyerahan 8 unit handtractor mini kepada kelompok tani atas kerjasama Partai Gerindra yang sama peduli petani sukses kedepan.
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Perwakilan petani di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapat bantuan alat mesin pertanian, Senin (19/12/2016) dari pemerintah daerah melalui aspirasi Partai Gerindra.
Pemberian alat mesin petani diserahkan oleh Anggota DPRD OKI Hj Riwi Nur Riswanto didampingi Sekda OKI H Husin SPd MM, Kadin Pertanian H Syaripudin SPd MSi, Kompol Suwarna, Kasdim Mayor Inf David Suardi, dan Anggota DPRD OKI dari Partai Gerindra, Nanda SH, Hamid SH, Arpan Hadi SH, Maryani SH.
"Alat mesin petani ini murni ajuan dan usulan dari Partai Gerindra, ini belum seberapa petani bisa mendapatkan lebih banyak lagi kalau memang petani menginginkannya," kata Riwi seraya menyebutkan kedepan Ketua Komisi IV DPR RI Edhi Prabowo akan selalu memperhatikan para petani di Indonesia.
Sekda H Husin SPd, MM menegaskan ada program ketahanan pangan Kabupaten OKI.
Upaya yang didorong dinas pertanian melalui intensifikasi dan ekstensifikasi.
Pembukaan lahan sawah, peningkatan produksi, pembukaan jaringan irigasi.
Husin mengajak, kelompok tani bekerja keras untuk terus meningkatkan produksi.
Kedaulatan pangan merupakan program pemerintah saat ini.
Target peringkat dua dan satu dari peringkat 5 saat ini. Bukan saja dikenal di Sumsel, tapi nasional.
"Saya harapkan kelompok tani bisa meningkatkan produksi hasil petaninya agar target swasembada pangan meningkat," harap Sekda.
Kadin Pertanian H Syaripudin SP MSi menyebutkan, penyerahan 8 unit handtractor mini kepada kelompok tani atas kerjasama Partai Gerindra yang sama peduli petani sukses kedepan.
Diuraikannya, OKI pada Tahun 2014 dapat bantuan 80 unit handtractor roda dua.
2015 dapatkan handtractor 316 unit, transplanter 60 unit. 2016 dapatkan hand 381 unit 67 pompa air, 40 unit transplanter.
Demikian, untuk luas sawah yang digarap seluas 129 ribu hektare, tapi mesin pertanian belum mencukupi.
Tapi secara bergiliran dapat terpenuhi melalui upaya pengelolaan jasa alat mesin (alsin) pertanian.
"Target luas garapan sawah 195 ribu hektare. Sekarang Air Sugihan panen. Produksi padi 899.809 gabah kering giling. Konsumsi beras OKI 97 ribu ton beras. 2017 akan ada surplus 442.825 ton atau ada peningkatan 7persen," tandas Syaripudin yang mengajak para kelompok tani memperhatikan lingkungan petani lainnya, agar bisa memanfaatkan alat mesin petani yang ada. Mat Bodok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/alat-pertanian_20161219_114813.jpg)