Mengharukan, Wanita Ini Meninggal di Hari Pernikahan Kedua Suami
hal itulah yang menimpa Nor yang meninggal di acara pernikahan kedua suaminya.
TRIBUNSUMSEL.COM-Tidak ada yang tahu, ajal maut seseorang kecuali Allah SWT, hal itulah yang menimpa Nor yang meninggal di acara pernikahan kedua suaminya.
Dilansir Eberita.org, Senin (19/12/2016), yang lebih mengejutkan lagi adalah, wanita yang dinikahi suaminya itu Adik Nor sendiri.
Nor adalah seorang wanita yang mengidap penyakit kanker rahim stadium 4, dan tidak sadarkan diri semenjak beberapa minggu.
Sementara karin adalah adik, sekaligus pengasuh anak mereka setelah ia didiagnosis mengidap kanker sejak beberapa tahun lalu.
Karin terpaksa menerima permintaan terakhir kakaknya untuk menikah dengan abang iparnya sendiri jika ia meninggal kelak.
"Keluarga kami memang punya keturunan kanker, saya juga pernah dioperasi, alhamdulillah sekarang sudah tidak ada apa apa lagi,"ungkap Karin ketika dihubungi wartawan.
Katanya pada awalnya karin menolak untuk menikah dengan abang iparnya, karena ia masih berumur 20 tahun.
Akan tetapi karin tak sanggup melihat wajah anak kakaknya yang masih berumur beberapa bulan sementara anak pertama kakaknya masih berusia 9 tahun dan semuanya adalah perempuan.
"Kakak memang menikah di usia yang tua, oleh sebab itu di usianya yang tua masih memiliki anak kecil" jelasnya.
Hingga akhirnya karin setuju, dan mereka menikah di rumah sakit ditempat kakaknya dirawat, suasana terasa menyentuh hati ketika bakal suami karin mengucapkan ijab kabul di depan istrinya Nor yang koma.
Lebih menyentuh hati tidak sampai sejam setelah keduanya sah bergelar sebagai suami istri, nor menghembuskan napas terakhirnya.
Setelah menikah karin yang bekerja sebagai guru TK, sedangkan suaminya adalah seorang Tentara Angkatan Laut, namun setelah satu tahun hidup bersama, suaminya terlibat dalam sebuah kecelakaan di Perak, Malaysia dan meninggal dunia.
Namun setelah dua tahun hidup menjanda karin tidak memiliki niat untuk menikah, ia semata-mata ingin menjaga ketiga anak tiri sekaligus anak kandungnya.
Namun karin mengakui kehidupannya jauh lebih baik dibandingkan sebelum menikah dulu, rezekinya melimpah ruah sampai ia memiliki bisnis yang cukup sukses.
"Saya sangat berzukur, mungkin ini berkah merawat anak anak yatim, semua ini rezeki mereka saya hanya menumpang saja, kata," jelas Karin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/ilustrsi-menikah_20161219_123614.jpg)