Kopertis Wilayah II Targetkan Tidak Ada Prodi Akreditas C Tahun Depan

Mengingat batas akredtiasi itu selama lima tahun, sehinga jika belum diperbarui pada batas waktu yang ada maka akan kadaluarsa.

Kopertis Wilayah II Targetkan Tidak Ada Prodi Akreditas C Tahun Depan
TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIANSYAH
Ketua Kopertis wilayah II Slamet Widodo 

Laporan Wartawan TribunSumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Masih banyaknya perguruan tinggi swasta (PTS) yang memiliki akreditasi C untuk program studinya, Membuat Koordinator perguruan tinggi swasta (Kopertis) wilayah II akan membentuk tim evaluasi kinerja akademik (EKA).

Melalui tim ini  nantinya akan diberikan tugas sebagai pendampingan bagi setiap PTS untuk meningkatkan kompetensi sumber daya terutama dalam meningkatkan akreditasi Prodi.

 “Targetnya 2017 mendatang, PTS yang berada di bawah naungan Kopertis Wilayah II tidak ada lagi yang terakreditasi C, semuanya minimal B.  Dimana awal januari mendatang kita meminta seluruh PTS menandatangi fakta integritas peningkatan kualitas PTSnya,”ungkap Ketua Kopertis wilayah II Slamet Widodo saat dibincangin Tribunsumsel.com di ruang kerjanya, Jumat (16/12/2016).

Berdasarkan data milik kopertis wilayah II, ada sebanyak 748 prodi yang berasal dari 217 PTS yang terbagi dari provinsi Sumsel, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

 Dimana hampir 64.57 persen dari semuanya prodi tersebut masih memiliki akreditasi C.

 “ Di PTS provinsi Sumsel sendiri ada 227 prodi yang masih berstatus C dari totalnya yakni 372,sedangkan di provinsi Lampung yang terakreditasi C ada 164 dari total 247 prodi. Lalu untuk Bengkulu itu ada 64 prodi yang masih C dari total 98 prodi, terakhir kepulauan Bangka Belitung ada 28 Prodi terakreditasi C dari 30 Prodi yang ada,” bebernya.

Lebih jauh Slamet mengatakan, terkendalan peningkatan akreditasi bagi prodi di setiap PTS kerap kali tersandung karena SDM yang kurang sigap untuk meningkatkan kompetisinya.

Sehingga proses reakredtiasi mengalami kendala, kurangnya kesadaran para dosen dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi serta penyusunan jurnal internasional .

"Oleh karena itu, kita terus melakukan peningkatan SDM bagi setiap PTS, salah satunya dengan bekerja sama dengan pihak PTN untuk memberikan kesempatan bagi para dosen itu meningkatkan pendidikannya. Sudah ada hampir 290 dosen yang sudah kita kirimkan untuk melanjutkan pendidikan agar mampu menambah kualitas SDMnya,” bebernya.

Terakhir Widodo menuturkan, untuk prodi prodi yang baru dibuka dan terakreditasi C sudah bisa melakukan reakreditasi setelah berjalan proses perkuliahannya minimal selama enam bulan. 

Mengingat batas akredtiasi itu selama lima tahun, sehinga jika belum diperbarui pada batas waktu yang ada maka akan kadaluarsa.

 “ Dampak negative dari kadaluarsanya prodi tersebut, maka peminat calon mahasiswa untuk berkuliah disana akan menurun drastis, bahkan mungkin tidak akan ada yang mau masuk prodi tersebut,” pungkasnya.

 
 

Penulis: Mochamad Krisnariansyah
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved