Kembali Tipu Korban Kedua Kalinya, Pria Ini Harus Menanggung Sakit Sakaligus Malu
Menurutnya, keduanya telah melakukan upaya penipuan itu berulangkali sehingga lupa dengan korban korbannya termasuk dirinya.
Penulis: Yohanes Tri Nugroho | Editor: Hartati
Laporan wartawan Tribun Sumsel, Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Dua orang pria dipukuli massa yang berkerumun di sisi akses Jalan Ratu Alamsyah Prawira Negara hingga babak belur, Jumat (02/12) pukul 14.00 WIB.
Dua orang yang diketahui bernama Herman warga way Hitam dan Imam warga Tangga Buntung itu diduga menipu dengan modus menjual barang perabotan rumah tangga kepada seorang pedagang gorengan.
Korban dugaan penipuan, Desi (38) mengaku kedua orang tersebut dikenalnya karena berhasil menipu dirinya dengan membawa kabur uang Rp. 1,8 Juta sekitar tahun 2013 lalu.
" Aku masih mengenali satu orang, dio itu nipu aku tiga tahun lalu, modus jualan barang bonus akhir tahun dari kantor, nah hari ini dio nak nipu lagi langsung aku minta suami aku gebuki dio," ungkapnya
Ia menyampaikan tipu daya yang dilakukan keduanya diawali menawarkan kulkas dan mesin cuci seharga Rp 4,5 juta rupiah. Setelah dirinya percaya, mereka akan meminta uang muka kemudian melarikan diri.
" Alasanyo nak minta tanda jadi, jadi aku langsung kasih duitnyo setengah, ujinyo barang bakal diantar dalam waktu sejam, tapi malah ngilang sampai ketemu hari ini," tegasnya
Menurutnya, keduanya telah melakukan upaya penipuan itu berulangkali sehingga lupa dengan korban korbannya termasuk dirinya.
Keduanya pada hari ini juga menawarkan barang, berupa kulkas seharga Rp. 1,5 juta dan meminta DP senilai Rp. 400 ribu.
" Aku tadi bilang samo dio, tunggulah suami aku bawak duitnyo, langsung aku suruh suami aku gebuki bae. Dio juga sempat melawan bawak pisau kecik," tegasnya