Mahasiswa dan Pelajar OKU Gelar Aksi Solidaritas untuk Pengungsi Rohingya

Usai berorasi dan mengumpulkan uang di jalan, mahasiswa kemudian bergerak menuju gedung dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) setempat.

Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA
Puluhan mahasiswa di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar aksi solidaritas terhadap Muslim Rohingya, Senin (28/11/2016) 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Puluhan mahasiswa di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar aksi solidaritas terhadap Muslim Rohingya, Senin (28/11/2016).

Massa mengutuk aksi Pemerintah Myanmar dan meminta pemerintah Indonesia lebih peduli pada nasib warga Rohingya.

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa dan pelajar yang dimotori Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kabupaten OKU tersebut membawa berbagai spanduk dan poster sebagai bentuk dukungan terhadap Muslim Rohingya.

Tidak ketinggalan mereka juga membawa kotak amal, yang terbuat dari kardus guna menampung sumbangan-sumbangan dari pengguna jalan yang melintas di jalan lintas sumatera simpang Unbara, Baturaja, yang menjadi pusat lokasi aksi.

Dalam orasinya, massa memprotes pemerintah Myanmar yang dinilai menelantarkan dan membantai warga minoritas di negara itu.

Massa juga mengimbau kepada pemerintah daerah dan warga yang melintas untuk lebih peduli terhadap muslim Rohingya yang mendapat perlakuan tidak wajar di negaranya itu.

Dalam aksi yang rencananya akan digelar hingga Jumat nanti, IMM menargetkan mampu mengumpulkan dana dari sumbangan di jalan-jalan sebanyak Rp10 juta.

Dana tersebut nanti akan disalurkan pada muslim Rohingya melalui pengurus IMM pusat.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) IMM OKU, Imawan Arda Anggara, menuturkan, bahwa aksi yang dilakukan pihaknya dalam rangka menyuarakan kepedulian bangsa Indonesia terhadap Muslim yang ada di Rohingya.

“Di sini kita menggalang dana, yang akan kita sumbangkan pada saudara-saudara Muslim yang ada disana (Rohingya,red). Namun terlebih dahulu dana yang terkumpul nanti akan kita salurkan dulu ke pimpinan daerah (PD) IMM Sumsel,” sebutnya.

Usai berorasi dan mengumpulkan uang di jalan, mahasiswa kemudian bergerak menuju gedung dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) setempat.

Di gedung wakil rakyat tersebut, perwakilan massa diterima oleh wakil ketua DPRD, Ferlan ID Murod.(rws)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved